Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Tingkatkan Kompetensi Guru BK SMP Swasta Lewat Bimtek

POSKOBERITA.COM, KABUPATEN BEKASI — Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kompetensi Guru Bimbingan dan Konseling (BK) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) swasta di SMP Negeri 1 Cikarang Selatan pada 16 April 2026.

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari menghadirkan narasumber dari BBGTK Provinsi Jawa Barat, yakni Nina Ratna Suminar, S.Sos., M.Si dan Musyarofah, S.Pd., M.Si. sebagai upaya memperkuat kapasitas guru dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan berpihak pada peserta didik.

Bacaan Lainnya

Bimtek tersebut dibuka oleh Kepala Bidang GTK & PMP Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Asep Permana. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan peran Guru BK di sekolah, sekaligus bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kualitas pendidik.

“Guru BK memiliki peran penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang aman dan mendukung perkembangan siswa secara optimal,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan berbagai materi penting, di antaranya implementasi Permendikdasmen Nomor 21 Tahun 2025 tentang Standar Tenaga Kependidikan dan Ekosistem Aman, serta penguatan peran Guru BK dalam Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di lingkungan sekolah.

Selain itu, para guru juga dibekali pemahaman terkait anatomi perundungan (bullying) di tingkat SMP, teknik asesmen kebutuhan siswa, pemetaan titik rawan perundungan di sekolah, hingga pengelolaan stres, resiliensi, dan etika profesi dalam menangani kasus-kasus sensitif maupun traumatik.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Imam Faturochman, turut memberikan arahan sekaligus memperkenalkan aplikasi SI GETAK (Cegah Tangani Kekerasan). Aplikasi berbasis mobile dan web tersebut dirancang sebagai sarana pengaduan bagi satuan pendidikan dan peserta didik dalam menangani kasus kekerasan di lingkungan sekolah.

“Si Getak ini berbasis Mobile, jadi peserta didik yang mengalami kasus kekerasan bisa curhat sama Si Getak, peserta didik diharapkan berani melaporkan segala kasus kekerasan,”ungkapnya

Melalui kegiatan ini, Guru BK diharapkan semakin siap menjadi garda terdepan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, inklusif, serta mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal. Pemerintah daerah juga menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap anak mendapatkan hak belajar di lingkungan yang aman, dihargai, dan didampingi.

Pos terkait