DCKTR Fokus Benahi Sarana Pendidikan, 122 Ruang Kelas di Kabupaten Bekasi Akan Direhabilitasi

POSKOBERITA.COM,BEKASI – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) mengalokasikan anggaran sebesar Rp111.213.811.590 dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi Tahun 2026 untuk pembangunan dan peningkatan infrastruktur pendidikan.

Anggaran tersebut akan digunakan untuk pembangunan unit sekolah baru, penambahan ruang kelas, rehabilitasi ruang belajar, hingga pembangunan sarana dan prasarana pendukung sekolah. Langkah ini dilakukan guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat Kabupaten Bekasi.

Bacaan Lainnya

Kepala DCKTR Kabupaten Bekasi, Benny Sugiarto, mengatakan sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Fokus utama kami adalah memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan agar proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih nyaman, aman, dan berkualitas,” ujar Benny.

Ia menjelaskan, seluruh pekerjaan pembangunan akan dilaksanakan dengan mengedepankan kualitas konstruksi serta ketepatan waktu pelaksanaan sesuai perencanaan dan kontrak kerja yang telah ditetapkan.

Pada Tahun Anggaran 2026, DCKTR merencanakan pembangunan tiga unit sekolah baru yang terdiri dari satu Sekolah Dasar (SD) dan dua Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Selain itu, pemerintah daerah juga akan membangun 46 ruang kelas baru, meliputi 22 ruang kelas SD dan 24 ruang kelas SMP untuk memenuhi kebutuhan ruang belajar di sejumlah wilayah.

Tak hanya itu, DCKTR akan melakukan pembangunan sarana, prasarana, dan utilitas sekolah berupa penataan halaman serta pembangunan pagar pada tiga sekolah dasar.

Di sisi lain, program rehabilitasi sedang hingga berat juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Sebanyak 122 ruang kelas akan direhabilitasi, terdiri dari 92 ruang kelas SD dan 30 ruang kelas SMP.

Program rehabilitasi tersebut ditujukan untuk memastikan kondisi bangunan sekolah tetap layak, aman, dan nyaman digunakan oleh peserta didik maupun tenaga pendidik.

Benny menegaskan, komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan tidak hanya difokuskan pada jenjang SD dan SMP, tetapi juga mendukung pengembangan pendidikan sejak usia dini melalui penyediaan infrastruktur yang memadai.

“Dengan dukungan sarana dan prasarana yang baik, diharapkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bekasi semakin meningkat dan mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi para siswa,” tandasnya.

Pos terkait