Panwaslu Bekasi Sudah Petakan Rawan Politik Uang

0
1158
Komisioner Panwaskab Bekasi, Iwan Setiono, Akbar Khadafi dan Ondang // Posko Berita

POSKOBERITA.COM, CIKARANG PUSAT – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bekasi mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mewaspadai segala bentuk politik uang terutama menjelang pemungutan suara yang umum disebut sebagai ‘serangan fajar’.

Hal tersebut dikatakan, Ketua Panwaslu, Akbar Khadafi kepada poskoberita.com. “Kami sudah menyiapkan strategi itu  supaya tidak terjadi, walaupun langkah itu sulit untuk kami tindak,” ujarnya

Akbar mengatakan, telah memetakan modus operandi pasangan calon melakukan ‘serangan fajar’ jelang pencoblosan pilkada. Apalagi, ia memprediksi yang dilakukan paslon memberikan sejumlah uang guna mengajak pemilih memberikan suaranya pada paslon tersebut.

“Pola lainnya yang tergolong baru dilakukan paslon lain dengan meminta pemilih untuk tidak menggunakan hak pilihnya,” katanya.

BACA JUGA : Bagi-bagi Uang, Oknum PNS dan Ketua RT Ditangkap

Akbar menyampaikan,  bahwa pasangan calon nantinya akan membeli kartu undangan pemilih dengan harga tertentu. “Misalnya dibeli seharga Rp50 ribu. Kemudian undangannya diambil. Bila perlu mungkin gadai KTP, atau bahkan sampai pencoblosan ditutup baru dikembalikan,” ungkapnya

Modus lainnya, yakni jual beli surat undangan yang tersisa. Artinya, undangan yang belum sempat tersebar kepada pemilih kemudian akan diperjualbelikan dengan harga tertentu.

“Untuk mencegah hal ini, kuncinya ada di penyelenggara tingkat TPS, Mereka mesti jeli betul mendata pemilih dan surat undangannya. Kalau ragu, tak apa-apa minta identitasnya untuk dicocokkan dengan daftar DPT,” katanya.

BACA JUGA : Investigasi ICW : Rp.200 ribu Bisa Goyahkan Pemilih di Pilkada Bekasi

Mengantisipasi hal itu, tambah Akbar, ada imbauan khusus dari Panwaslu baik kepada masyarakat sebagai pencegahan untuk menolak segala bentuk pemberian apalagi dalam bentuk uang menjelang pemungutan suara yang mana dapat menciderai azas-azas demokrasi.

“Selain itu, kami juga menghimbau kepada rekan-rekan panwas di tingkat kecamatan dalam mengawasi praktik-praktik seperti itu,” tutupnya. (vic)