Aktivis Lingkungan Minta Caleg Kabupaten Bekasi Tidak Memaku APK di Pohon
POSKOBERITA.COM, KABUPATEN BEKASI – Aktivis Lingkungan Hidup, Yopi Oktavianto mengkritik keras para caleg di Kabupaten Bekasi yang memasang ribuan Alat Peraga Kampanye (APK) dengan cara dipaku di pepohonan. Yopi meminta KPU dan Bawaslu setempat untuk segera melakukan penertiban.
“Kita tahu, kalau pohon itu adalah paru-paru kota yang harus dijaga kelestariaanya. Sehingga aksi memaku pohon tak boleh ditolerir. Apa pun bentuknya harus dicabut, termasuk alat peraga kampanye,” ungkapnya kepada awak media, Minggu (04/11/2018).
Ketua Umum Rumah Hebat Indonesia ini mengaku sangat prihatin melihat rendahnya kepedulian para calon wakil rakyat ini terhadap pelestarian lingkungan.
“Mereka seharusnya memberikan contoh yang baik dan ikut mengedukasi masyarakat akan pentingnya pohon sebagai sumber oksigen, bukan malah merusaknya,” ujar Yopi.
Pihaknya berjanji akan segera mengambil tindakan untuk mendukung dan mendorong Bawaslu melakukan penertiban terhadap APK caleg dari berbagai partai tersebut.
“Besok kami akan layangkan surat kepada pihak-pihak terkait agar sesegera mungkin menindak lanjuti,” ucapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Bawaslu Kabupaten Bekasi menemukan sedikitnya 2400 Alat Peraga Kampanye (APK) yang dipasang di pohon dengan paku. Badan Pengawas Pemilu itu akan segera menindak APK yang merusak lingkungan tersebut. Bawaslu juga akan segera merilis daftar caleg dari partai mana saja yang melakukan pelanggaran pemasangan APK. (***)


