LAMI Karo : Pemerintah Harus Lebih Peduli Korban Gunung Sinabung

0
1417
Seorang petani menyiram tanaman dengan latar belakang Gunung Sinabung yang mengeluarkan material vulkanik ketika erupsi di Desa Suka Tepu, Karo, Sumatera Utara, Jumat (2/9). Aktivitas Gunung Sinabung berstatus Awas (level IV) sejak seminggu terakhir semakin meningkat ditandai dengan erupsi. ANTARA FOTO

POSKOBERITA.COM, JAKARTA – Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) Cabang Karo meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Karo dan Pemerintah Pusat, agar memperhatikan nasib para Petani yang menjadi korban akibat erupsi Gunung Sinabung.

Ketua Cabang  Lami Karo, Rekro Tarigan mengatakan, petani yang berada didekat Gunung Sinabung mengalami kerugian dan sudah banyak yang gagal panen. Apalagi, belakangan ini, sudah terjadi puluhan letusan denga erupsi yang disertai luncuran awan panas.

“Kami Lami Karo meminta pemerintah daerah dan pusat, memperhatikan nasib Petani. Bahwa saat ini petani Karo semakin merugi. Karena semua hasil tani, mulai dari bawang dan kentang harganya anjlok,” kata Rekro saat menghubungi poskoberita.com.

BACA JUGA : Lahan Pertanian Tergerus Lahar Dingin Gunung Sinabanung

Disampaikan Rekro, bahwa hasil pertanian dan perkebunan para petani, selain sebagai kebutuhan didalam negeri yang dikirim ke beberapa daerah di Indonesia, sebagian hasil pun di ekspor ke luar negeri.

Selain itu, nasib pengungsi juga sangat memprihatinkan, yang sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah. “Belum lagi Jeruk Karo yang selama ini sudah dikirim ke luar negeri gagal panen akibat Letusan Gunung Sinabung,” tambah dia

Perlu diketahui, Sejak 2 hingga 7 Febuari 2017, BPBD Karo mencatat sudah 47 kali letusan Gunung Sinabung. Sementara dari Pos Pengamatan PVMBG Gunung Sinabung, teramati erupsi disertai luncuran awan panas terus berlangsung tanpa dapat diprediksi kapan aktivitas vulkanik akan menurun. (red)