Ditengah COVID – 19, Mafia Kayu Semakin Merajalela di Karo

POSKOBERITA, KARO-Penebangan kayu secara ilegal semakin merajalela ditengah wabah Pandemi Corona Virus Disease (Covid – 19), masih banyak terlihat penebangan kayu di kawasan hutan lindung yang dilakukan oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab.

Ketua DPD Walantara Karo, Daris Kaban yang lansung terjun ke lapangan mengatakan, jangan sampai hutan Siosar ini habis di tebangi secara Ilegal, hanya untuk kepentingan individu saja, namun dampak buruknya berefek bagi masyarakat luas khususnya di Tanah Karo ini.

baca: Oknum PNS Diduga Dalangi Penyadapan Getah Pinus Ilegal di Kawasan Hutan Lindung 

“kasus penebangan liar yang di Jl.Jahe saja belum tertangani oleh aparat penegak hukum, sekarang lagi-lagi terjadi penebangan diarea hutan lindung Siosar, kalau begini habislah hutan kita dengan diamnya aparat dan Dinas Kehutanan Kab.Karo/Sumut,” ujarnya kesal

Daris menambahkan, masih banyak terlihat penebangan kayu secara ilegal di Tanah Karo ini. Ada yang sudah di proses karena tertangkap, tapi prosesnya setahu masih menggantung. “Banyak lah titik,- titik lain ketika kita selidiki ternyata kegiatan pembalakkan kayu tersebut adalah liar alias tanpa mengantongi izin dari Dinas terkait,” katanya lagi.

“Saya berharap disini, agar Aparat penegak hukum beserta pihak Kehutanan juga Pemerintah Desa setempat dan warga lainnya lebih peka terhadap kelestarian alam, agar kiranya sama – sama kita dapat melestarikan alam Nusantara ini,” tandasnya.

Menurut informasi yang didaptkan dari Kepala Desa Suka Meriah Jani Ginting yang desanya terletak di sekitar Hutan Lindung Siosar, saat di konfirmasi mengaku. “kami sering melihat aktivitas pengeluaran kayu pada malam,” singkatnya. (lia)