Relawan RPK 007 Bagikan Ribuan Masker
KARO, POSKO BERITA– Ketua Umum Relawan RPK 007, Heben Hezer Ginting dan puluhan anggota Kosatgas FKPPI Kabupaten Karo, lakukan aksi kemanusian membagikan ribuan masker secara gratis dalam upaya pencegahan penularan wabah Covid – 19 di sejumlah titik keramaian di inti Kota Kabanjahe, Kota Berastagi dan berlanjut ke beberapa Kecamatan yang ada di WilayahKaro, Senin (06/04/2020) pagi.
Pembagian 3000 – an masker gratis ini dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus covid – 19. Bantuan ribuan masker gratis ini adalah sumbangan dari bapak Heben Hezer Ginting yang di kirim dari Jakarta yang diperuntukkan bagi warga Tanah Karo,
Ketua Relawan RPK 007 Center, Andhica Sembiring mengatakan terlaksananya kegiatan bagi-bagi masker ini berkat kepedulian Ketua Umum RPK 007 Heben Hezer Ginting dan keluarga dalam upaya membantu masyarakat Karo, agar terhindar dari penularan virus yang diketahui sangat berbahaya bagi kesehatan.
“Pembagiannya juga kita lakukan secara door to door ke desa – desa di Kabuaten Karo dan di 17 Kecamatan sudah kita bagi secara merata kepada rekan juang RPK 007,” kata dia.
Namun bila ada yang belum diterima oleh seluruh masyarakat, maka akan diupayakan dan tetap berjuang bersama teman-teman untuk memenuhi kebutuhan dan permintaan dari warga Tanah Karo. “Harapan kami mari kita bersama – sama bahu – membahu memutus mata rantai covid 19,” sambung Andicha lagi.
Mama Biring ini melanjutkan, Insyah Allah “Mukzijat Itu Nyata” ditengah – tengah perjuangan yang tulus, akan lahir pemimpin yang baik, dialah yang selalu hadir dan berjuang dalam segala situasi apapun untuk menghadapi tantangan zaman.
“Menggunakan masker adalah cara efektif dan sederhana untuk mencegah penularan virus corona (covid – 19), disamping itu kita juga harus menjaga kebersihan badan dan lingkungan kita, sering cuci tangan, bersin dan batuk juga jangan dianggap angin lalu, pakailah etika jangan sembarangan tempat dikeluarkan,” kata Andi lagi.
Masih kata Andicha sesuai hasil data yang diketahui saat ini, sudah ratusan masyarakat Indonesia yang positif terinfeksi COVID-19, angka ini diprediksi akan terus naik, Namun jumlah tenaga medis serta fasilitas kesehatan yang ada masih terbatas jika jumlah pasien sampai melebihi kapasitas, maka banyak orang yang tidak akan bisa mendapatkan perawatan dan akhirnya, nyawa jadi taruhannya.
“Itulah alasannya penting bagi kita semua untuk mengendalikan laju penyebaran penyakit ini, mencegah selalu lebih baik daripada mengobati, terutama di masa pandemi seperti sekarang,beber Andi mengakhiri,” kata dia. (lia)


