Pemkab Bekasi Targetkan Pertahankan Juara Umum di MTQH Jabar 2025

POSKOBERITA.COM, BANDUNG –  Sebanyak 150 kafilah Kabupaten Bekasi ikut ambil bagian dalam Pawai Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-39 tingkat Provinsi Jawa Barat, yang digelar di Lapangan Upakarti, Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (15/6/2025).

Kehadiran kafilah dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja, didampingi Sekda Dedy Supriyadi dan jajaran pimpinan perangkat daerah. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati menegaskan bahwa Bekasi menargetkan mempertahankan gelar juara umum, seperti yang diraih pada MTQH tahun sebelumnya.

“Target kita jelas, yakni mempertahankan gelar juara umum yang tahun lalu berhasil kita raih,” ujar Asep usai mengikuti pawai pembukaan.

Menurut Wabup Asep, Kabupaten Bekasi memiliki potensi besar untuk kembali berjaya berkat keberadaan banyak pesantren, para ulama, dan sumber daya manusia yang berkualitas.

“Kabupaten Bekasi punya banyak keunggulan. SDM kita siap bertanding,” ucapnya optimis.

Ia juga menegaskan bahwa dukungan Pemkab Bekasi sangat total, termasuk kehadiran langsung kepala dinas, camat, dan instansi terkait yang mendampingi para kafilah selama gelaran MTQH berlangsung.

Meski mengakui jumlah peserta dari Kabupaten Bekasi tidak sebanyak daerah lain, namun Asep yakin dengan kualitas yang dibawa oleh 150 peserta tersebut.

“Bawa 100 lebih saja, Insya Allah kita tetap juara. Kita sudah pernah buktikan,” tegasnya.

Wabup juga menyampaikan bahwa Pemkab telah menyiapkan bonus khusus bagi para peserta yang meraih juara sebagai bentuk apresiasi dan dukungan moril.

“Pasti ada bonus untuk mereka yang jadi juara,” pungkasnya.

MTQH ke-39 Tingkat Provinsi Jawa Barat digelar mulai 15 hingga 22 Juni 2025 di Kabupaten Bandung. Kabupaten Bekasi menurunkan kafilah dari berbagai cabang lomba, seperti tilawah, tahfiz, tafsir, syarhil Qur’an, hingga kaligrafi.

Gelaran ini menjadi ajang bergengsi yang mempertemukan potensi terbaik dari berbagai daerah se-Jawa Barat untuk menggaungkan nilai-nilai Qur’ani serta mempererat ukhuwah islamiyah di tingkat provinsi. (adv)