Jemput Setoran Pajak, Bapenda Kabupaten Bekasi Lampaui Target
POSKOBERITA.COM, CIKARANG – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi telah mencapai 94 persen PAD, dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pada bulan Oktober ini. Kemudian, capaian pajak air tanah pun telah mencapai target, dengan perolehan 134 persen.
Halitu dikatakan Kepala Bapenda Kabupaten Bekasi, Herman Hanafi kepada POSKOBERITA.COM, Senin (19/10/2020).
“Untuk realisasi PAD hingga Oktober ini kami telah capai target Pajak air bawah tanah hingga 134 persen, sedangkan sektor PBB kami telah capai 94 persen target PAD,” katanya.
Perlu diketahui, Bapenda menargetkan di sektor PBB tahun ini mencapai ini mencapai Rp 553 miliar. Menurut dia, pihaknya terus melakukan inovasi jemput bola dan terus menggali agar lampaui target.
Salahsatu inovasinya aplikasi i-PBB ini sangat efektif dan efisien. Dengan aplikasi ini ada kemudahan bagi pemilik tanah dan bangunan buat mencari tahu berapa besaran PBB yang wajib dibayarkan.
Dengan difasilitasinya pengecekan tagihan PBB secara online, masyarakat gak lagi kesulitan dalam mengakses informasi PBB.
“Meski telah capai 94 persen PAD PBB hingga saat ini bakal terus meningkat dari yang ditargetkan mengingat masih ada wajib pajak yang terus berdatangan ke Bapenda dan terus melayani semaksimal mungkin, masih ada waktu hingga akhir tahun akan meningkat,” ucapnya.
“Kami akan terus memberikan pelayanan dan terus meningkat PAD hingga melampui target sisa tahun ini,” sambungnya.

Selain itu, yang sifatnya jemput pelayanan keliling cukup efektif sekali dalam hal-hal peningkatan PAD. Ditambahkan dia, bahwa pelayanan di UPT terus ia tingkatkan, dari pelayanan seharusnya Senin – Jumat kinipun sabtu dan minggu dibuka tergantung dari kasir banknya sendiri.
“Sifatnya kita terus melakukan program jemput bola, agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang baik dari Bapenda sendiri, dengan begituh PAD kita bisa mencapai target,” tandasnya.
Apalagi, hingga kini Bapenda Kabupaten Bekasi realisasi perolehan Pajak Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Bekasi hingga Oktober mencapai 80 persen dari target PAD Rp. 2,3 Triliun pada tahun 2020. (ran/adv)


