Komisi IV Evaluasi Penyaluran Bansos Dampak Covid-19
POSKOBERITA, CIKARANG PUSAT – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi memberikan evaluasi soal pembagian bantuan sosial (bansos) untuk warga yang terdampak Covid-19 (Corona). DPRD menilai pembagian bansos selama ini belum merata.
DPRD Kabupaten Bekasi menilai banyak warga yang justru butuh justru tak mendapatkan bansos. Maka dari itu DPRD menguslkan agar pembagian bansos harus sesuai dengan data di lapangan.
“Banyak aduan pada kami, bahwa pembagian belum merata banyak warga membutuhkan yang justru tidak dapat, jadi ke depannya harus dicek real data di lapangan siapa yang memang benar membutuhkan,” kata Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, Martinah Ningsih, Rabu (10/6/2020).
Menurutnya, penyaluran bansos sebelumnya masih tidak akuratnya data penerima. “Masih ada banyak kekeliruan. Data penerima bansos itu harus dibenahi,” tegas dia.
Politisi perempuan dari PDI Perjuangan ini berharap Pemkab Bekasi bisa memberikan bantuan sosial masyarakat terdampak Covid-19 dengan merata.
“Masa-masa Covid-19 ini masyarakat terdampak sekali dari segi ekonomi, oleh karena itu pemerintah harus hadir memberikan bantuan secara merata,” katanya.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi ini juga berharap agar masa pendemi bisa berlalu dan mari bersama-sama saling gotong royong menghadapi persoalan ini. Ia, pun juga meminta pemerintah agar ekonomi mulai membaik dengan cara semampu mungkin. “Pengennya semua covid 19 berlalu. Ekonomi mulai bagus lagi,” tuturnya.
Memasuki Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) fase Transisi di Pemkab Bekasi berpesan agar masyarakat dan pelaku usaha disiplin dan penuh kesadaran dalam menjalankan protokol kesehatan.
“Pada masa PSBB fase transisi ke arah tatanan kehidupan baru atau new normal ini harus diikuti dengan kepatuhan dan kesadaran yang tinggi dalam menjalankan Protokol Kesehatan. Selain itu, masyarakat juga agar tidak melakukan euforia berlebihan,” tandasnya. (adv)


