Adanya Korban Meninggal Akibat Corona di Tanah Karo Karena Kuragnya Pengawasan
POSKO BERITA, KARO–Belum lama ini Kabupaten Karo digegerkan dengan adanya pasien PDP yang meninggal akibat virus corona, dimana diketahui pasien tersebut bukanlah penduduk asli Tanah Karo. Almarhummah tercatat sebagai penduduk Desa Sikeben, Kec.Sibolangit, Kab.Deli Serdang yang juga diketahui berdomisili di Kota Medan, mengingat suaminya seorang ASN di Ibukota Provinsi Sumatera Utara ini.
Korban SUT ke Kabanjahe karena mengunjungi anaknya yang kerja di Kabupaten Karo dan tinggal di Gang Tekang, Desa Sumbul, Kec.Kabanjahe, beberapa hari ditempat anaknya. Korban mengalami sesak nafas dan langsung dilarikan ke RSU Efarina, setelah itu dirujuk ke RSU Kabanjahe.
baca: Hasil Swab Pasen PDP Meninggal di RSU Kabanjahe Dinyatakan Positif
Mengapa sampai ada korban corona di Tanah Karo, ini dapat dipastikan akibat kurangnya pengawasan di pintu-pintu masuk ke Tanah Karo, pasalnya kendaraan dari luar Tanah Karo dengan bebasnya memasuki daerah wisata Bumi Turang ini.
Dari pantauan Posko Berita dilapangan yang distop hanya kendaraan pribadi, kendaraan umum tetap melaju dengan bebas menuju ke Kota Kabanjahe maupun Berastagi.
Diketahui kedatangan Almh Ibu SUT (Korban Corona) ke Kabanjahe dengan menumpang kendaraan umum jurusan Medan – Kabanjahe. Seharusnya Ini menjadi pelajaran mahal bagi semua, dan tugas berat menanti Tim Gugus Tugas dan Dinas Kesehatan Kab. Karo untuk menelusuri jejak rekam perjalanan Almh Ibu SUT dan itupun kalau mereka peduli. (Lia)


