DPRD Kabupaten Bekasi Genjot PAD Melalui Sektor Pariwisata

BEKASI, POSKOBERITA.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi melalui Komisi ll genjot pariwisata Kabupaten Bekasi melalui Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA).

Hal itu dikatakan Ketua Komisi 2 DPRD Kabupaten Bekasi Mulyana kepada Poskoberita.Com di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi, CIkarang Pusat, Jumat (17/5/2019).

“Terkait Destinasi Wisata Kabupaten Bekas yang udah ditetapkan di Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA) yaitu satu gedung bersejarah Gedung Tinggi, itu ada sejarahnya lagi digali oleh Pemerintah,” kata Mulyana.

Dikatakan dia, Gedung bersejarah itu lebih baik diberikan nama Gedung Tinggi karena kalau Gedung Juang siapa yang berjuang.

“Yang jelas itu harus dibenahi dulu oleh Pemerintah karena sektornya Dinas Kebudayaan dari mulai dibenahi Prasastinya, sejarahnya dan sebagainya baru lah itu menjadi sebuah Destinasi Wisata, pariwisata yang memanfaatkan dari kemasan Dinas Budaya,” tuturnya.

Jika sudah dibenahi oleh Dinas Kebudayaan gedung tersebut nantinya akan dipromosikan oleh dari Dinas Pariwisata.

“Gedung bersejarah Tambun itu nantinya akan menjadi objek destinasi wisata Kabupaten Bekasi,” katanya.

Selain gedung bersejarah ada objek destinasi lainnya yaitu Siturawa Binong, Situ Abidin di Bojong Mangu dan ada Cibereum.

“Semua yang berbentuk rawa itu bisa dijadikan destinasi wisata berbentuk situ,” papar dia.

Mulyana menerangkan, dengan banyaknya Destinasi Wisata di Kabupaten Bekasi maka akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pasalnya banyak objek wisata yang akan menggiring turis-turis atau tourism datang ke Kabupaten Bekasi selain destinasi wisatanya dikunjungi hotel menjadi penginapan mereka serta kuliner restoran menjadi peningkatan pendapatan.

“Secara sistematis PAD itu ketika Kabupaten Bekasi ini banyak tujuan Destinasi Wisata maka akan menggiring turis-turis menginap di hotel kita dan mengunjungi kuliner kita. Yang penting bagaimana pemerintah memicu mendapatkan pendapatan kita tidak hanya melalui tiketing akan tetapi melauai hotel dan kuliner ataupun Restoran Kabupaten Bekasi,” tandasnya. (Advetorial)