Komisi 3 DPRD Minta Pembangunan Proyek Infrastruktur Harus Perhatikan Kualitas

0
93

POSKOBERITA.COM, CIKARANG PUSAT – Komisi 3 DPRD Kabupaten Bekasi meminta agar pembangunan proyek infrastruktur dimaksimalkan. Pengerjaan proyek diharapkan tidak asal-asalan. Pengerjaan juga harus memperhatikan kualitas pembangunan infrastruktur tersebut. Hal itu dikatakan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Mustakim kepada Poskoberita.com, Selasa (05/10/2021).

“Kami DPRD meminta pemerintah untuk mengingatkan kontraktor agar pembangunan proyek infrastruktur harus perhatikan kualitas. Pembangunan daerah itu pasti menggunakan APBD. Jadi kualitas dari pengerjaan itu penting perlu diperhatikan,” kata Mustakim.

Menurut dia, APBD merupakan amanah dari masyarakat dimana dihasilkan dari berbagai sektor seperti perpajakan. Dan sudah seharusnya amanah itu dijalankan dengan baik, terutama dalam pembangunan yang berkualitas.

“Komisi 3 DPRD berperan dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap jalannya pembangunan infrastruktur. Jadi sudah sewajarnya jika kita ingatkan hal ini,” jelasnya.

Lanjutnya, pembangunan proyek infrastruktur harus tetap berlangsung, karena jika tidak berjalan maka SILPA akan banyak.

“Karena pembangunan juga bertujuan untuk mendukung kegiatan perekonomian masyarakat, namun yang terpenting pengerjaannya mengedepankan protokol kesehatan,” katanya

“DPRD mengimbau kepada para penyedia jasa atau kontraktor agar dapat mempercepat pelaksanaan kegiatan proyek pembangunan yang masih belum rampung, ketua komisi juga mengharapkan pelaksanaan kegiatan proyek pembangunan yang ada di provinsi ini dapat dipercepat apabila sudah memenuhi persyaratan,” ujarnya

Mustakim menuturkan saat ini sudah memasuki musim penghujan, sehingga pelaksanaan kegiatan pembangunan akan mengalami sedikit hambatan.

“Nah masih tinggal tiga bulan lagi, sisanya saya kira masih bisa dilaksanakan, tetapi penyedia jasa itu harus pintar-pintar lah melihat kondisi cuaca, seperti cuaca hujan ini kadang-kadang menjadi kendala mereka, artinya ada bangunan-bangunan yang belum selesai, harus disiasati,” ungkapnya.

“Kalau tenaga kerjanya kurang, ya ditambah, kemudian kalau pekerjaannya itu terhambat karena musim hujan dikerjakan hingga malam tapi ada fasilitas juga yang disiapkan oleh penyedia jasa, sehingga bangunan yang dikerjakan itu sesuai dengan spesifikasi teknis kontraknya masing-masing,” sambungnya.

Dia juga mengapresiasi pembangunan infrastruktur yang sudah berjalan hingga sampai saat ini. Dan pada masa kepemimpinan PJ Bupati Dani Ramdan, pembangunan infrastruktur telah direalisasikan dengan baik.

“Harapan kita pembangunan pada berbagai bidang di Kabupaten Bekasi ini bisa terus berlanjut dan dimaksimalkan untuk mewujudkan cita-cita bersama menuju Bekasi Berani,” tandasnya. (adv)