Polres Metro Bekasi Diminta Segera Proses Kasus Dugaan Penganiayaan MM

0
172
Kuasa Hukum Badan Bantuan Hukum Rakyat PDIP Kabupaten Bekasi, Aziz Iswanto.

POSKOBERITA, CIKARANG PUSAT – Polres Metro Bekasi diminta segera memproses kasus dugaan penganiayaan terhadap korban MM warga Desa Sukakerta, Kacamatan Sukawangi.
Diketahui, MM melaporkan terduga pelaku Ke Polres Metro Bekasi dengan nomor surat LP/884/615-SPKT/K/VIII/2020/Restro Bekasi pada Tanggal 19 Agustus 2020 lalu.

Kuasa Hukum Badan Bantuan Hukum Rakyat PDIP Kabupaten Bekasi, Aziz Iswanto mengatakan bahwa kronologis pengeroyokan MM diketahui saat korban dituduh ambil barang terduga pelaku Laptop dan Hendphone Seluler oleh terduga pelaku KS.

“Jadi KS (seorang guru) kehilangan benda berharganya yaitu laptop dan sebuah hendphone kemudian pelaku ini mencari tau dengan mendatangi dukun. Lalu kemudian, dukun (PN) ini menuduh benda tersebut diambil oleh MM,” kata Aziz.

Kemudian, lanjut Aziz, MM diundang pelaku untuk datang disebuah tempat base dukun tersebut. Lalu, MM bersama temannya AN (15) mendatangi lokasi tersebut untuk menemui KS.

“Akan tetapi dilokasi tersebut sekitar 15 orang keluarga KS berada dilokasi tersebut, kemudian MM bersama temannya AN diintrogasi oleh pelaku dan merasa tidak mengambil barang tersebut MM pun tidak tau dimana benda tersebut, akan tetapi mereka di kroyok oleh para terduga pelaku,” tururnya.

Terang Aziz, hingga akhirnya terjadilah pengeroyokan yang dilakukan terduga pelaku KS kepada kedua korban tersebut serta mereka diintimidasi agar mengaku dan merekapun terpaksa mengaku padahal MM bersama temannya AN tidak mengambil barang tersebut.

“MM merasa ga ngambil dan tidak ada bukti. Kemudian 2 orang itu suru ngaku diintimidasi dan terpaksa ngaku. Sangat disayangkan sekali yang dilakukan para teduga pelaku tersebut,” ucapnya.

Alhasil para korban harus mengalami luka lebam di kepala, luka lecet dikening, luka lebam dimata dan telinga serta kakinya. Dengan perbuatan tersebut, Aziz meminta para terduga pelaku tersebut agar diperiksa oleh Polres Metro Bekasi.

“Polres agar cepatnya memproses kasus ini dengan derang-benderang, orang-orang yang telah melakukan tindak pidana penganiayaan itu untuk di tetapkan tersangka,” tandasnya. (**)