LAMI Dukung Kejati Kalteng Ungkap Dugaan Korupsi Bansos Kelompok Tani

0
70
Ketua DPD LAMI Kalimantan Tengah, Marliansyah.

POSKO BERITA, KALTENG – DPD Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) Kalimatan Tengah meminta Kejati Kalimantan Tengah mengusut tuntas dugaan korupsi bantuan sosial (Bansos) pada Dinas Transmigrasi Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

Ketua DPD LAMI Kalimantan Tengah, Marliansyah mengatakan ditetapkannya beberapa orang menjadi tersangka dugaan korupsi bansos yang bernilai Rp 1.144.028.000 di Dinas Transmigrasi Kabupaten Kapuas pada tahun 2019 mengadakan kegiatan hibah barang penyediaan dan pengelolaan prasarana dan sarana sosial dan ekonomi di kawasan transmigrasi. Dapat menjadi pintu masuk untuk mengusut yang lainnya terlibat dalam kasus tersebut.

“Bahwa kegiatan itu adalah untuk pengadaan pupuk KCL sebanyak 13.250 kilogram, pupuk TSP 13.250 kilogram, pupuk urea 14.400 kilogram, insektisida 1.121 liter, kapur 100.000 kilogram, racun rumput 1.298 liter, dan bibit padi 10.560 kilogram. Kegiatan dilaporkan telah selesai dilaksanakan keseluruhan dan dicairkan pada tanggal 20 dan 25 Februari 2019,” kata dia saat diwawancarai awak media.

Marliansyah akan tetap mendukung Kejati dan terus mengawal kasus tersebut sampai tuntas bersama masyarakat dan elemen lainnya.

Sementara itu saat dikonfirmasi Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah belum bisa dimintai keterangan sama awak media.

Sebelumnya, Tim penyidik Kejati Kalimantan Tengah telah menetapkan mantan Kepala Dinas Transmigrasi Kabupaten Kapuas, SKR, dan Pelaksana Pekerjaan, SW, sebagai tersangka dalam kasus tersebut. (red)