Bantuan KEMENSOS di Kabupaten Karo Masih Belum Tepat Sasaran

0
109
Bupati Karo,Terkelin Brahman memberikan bantuan secara simbolis kepada Lurah se Kecamatan Kabanjahe.

POSKO BERITA, KARO–Keluhan Masyarakat yang terdengar dilapangan, tentang rancuhnya pembagian BST 600 ribu/bulan dari Kemensos, rata-rata dikeluhkan, bahwa penyalurannya tidak tepat sasaran lantaran masih banyak orang kaya yang dapat bantuan tersebut.

Namun perlu dietahui bahwa data penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) ini ditentukan dari Dinas Sosial Pusat dan data yang digunakan Dinas Sosial Pusat adalah data orang miskin yang pendataannya sekitar 3 tahun yang lalu, bahkan ada juga orang yang sudah meninggal namanya masih tertulis sebagai penerima BST.

“Seharusnya kalau bantuan untuk yang terdampak Covid-19,Tim Gugus Tugas dan Dinas Sosial Kabupaten, turun kelapangan dengan berkoordinasi dengan Kepala Desa/Lurah, siapa yang layak dan siapa yang tidak jadi data terbarulah yang semestinya dikirimkan ke Dinas Sosial Provinsi dan Pusat bukan data 3 tahun atau 10 tahun lalu,” ujar Aseng Warga Gang Brahmana kepada awak media, Senin (11/5/2020) di pelataran Kantor Camat Kabanjahe, saat Bupati Karo,Terkelin Brahman memberikan bantuan secara simbolis kepada Lurah se Kecamatan Kabanjahe.

Sementara itu, ketika ditanya Bupati Karo, Terkelin Brahmana mengatakan bahwa yang dibagikan kepada warga Kabanjahe – Berastagi hari ini, bukan dana yang dengan nilai Rp 600.000/bulan dari Kemensos itu.

“Ini diambil dari dana APBD TA 2020, adapun jumlah bantuan kalau diuangkan sekitar Rp 275.000/KK,” ujarnya.

Terkelin melanjutkan, penyaluran bantuan ini dikawal ketat oleh TNI/Polri. “Kita harapkan bantuan dapat tepat sasaran dan bila ada Kades/Lurah yang bermain-main itu akan menjadi urusan Kepolisian,” tegas dia. (Lia)