Forkompimda Karo: Minimnya Kesadaran Masyarakat Akan Bahaya Covid-19

0
126
Forkopimda Kabupaten Karo.

POSKO BERITA, KARO–Penyemprotan massal yang digelar oleh Pemkab Karo sepekan yang lalu, belum menunjukkan kesadaran yang mutlak bagi masyarakat tentang bahayanya virus corona, khususnya daerah Berastagi dan Kabanjahe sekitarnya.

Pasalnya. Masih banyak laporan bahwa, minimnya kesadaran masyarakat untuk mematuhi himbauan yang sudah berulang kali ditegaskan oleh Pemerintah Laro, baik social distancing dan phsycal distancing yang harus  dipatuhi dan di indahkan.

“Kita bersama tim lain gelar apel penyemprotan ulang Disinfektan,” ujar Kapolres  Karo AKBP. Yustinus Setyo Indriono, ketika memberikan pengantar pengarahan kepada tim pasukan TNI/Polri, Damkar, Satpol PP, Dinkes dan BPBD Karo, pada  Selasa 31 Maret 2020 Pukul 09.30 WIB bertempat dikantor Gugus Tugas Kabanjahe.

Penyemprotan ulang ini agar masyarakat lebih sadar untuk mengikuti anjuran pemerintah, tidak melakukan berkumpul dan selalu atur jarak saat kontak satu dengan lain.

Sekarang ini, banyak kita terima informasi baik siang maupun  malam masih banyak masyarakat berkerumum disuatu tempat, baik kede kopi atau tempat lain, tentu ini sudah sering kali kami himbau dengan mobil patroli dan menggunakan pengeras suara/ Toa, agar masyarakat mengurangi berkumpul berdamai – ramai, namun hasilnya belum sepenuhnya sesuai yang diharapkan pemerintah,” kata dia.

“Harapan kita kedepan, apabila ini belum dipatuhi oleh masyarakat, maka kami pihak TNI / Polri dan satuan lainya akan membubarkan kerumunan yang dianggap berbahaya dalam penyebaran virus Covid-19,” tegasnya.

Yustinus menambahkan, tindakan ini wajar diambil mengingat, masyarakat belum sadar akan bahaya Covid-19 yang sudah mengintai tanah Karo dan daerah lainnya, walaupun saat ini belum terdeteksi, tapi lebih bagus  waspada dan lebih efektif memutus mata rantai dengan cara menetapkan dan mematuhi aturan pemerintah.

Penyemprotan kali ini menyisir daerah Berastagi dan Kabanjahe, dengan melibatkan dua tim, dan peralatan taktis kendaraan Water Cannon Polres Karo diturunkan, guna melakukan Penyemprotan Disinfektan untuk membasmi Covid-19.

Selain itu, sepeda motor Remas, Damkar Kab. Karo, Patroli Satlantas serta mobil TNI turut diterjunkan, supaya masyarakat tahu dan tergerak hatinya bahwa, pentingnya penanganan penyebaran virus Covid-19. Tapi harus didahului oleh kesadaran masyarakat itu sendiri.

Semetara itu, Bupati Karo Terkelin Brahmana sangat mendukung dan mengapreisasi langkah maupun kebijakan yang dilakukan oleh bapak Kapolres Karo yang akan membubarkan massa /warga yang berkerumun, sebab selama ini Pemkab Karo melalui Ketua Gugus sudah menyampaikan himbauan kepada 17 Camat  yang ada di Kabupaten Karo agar mensosialisasikan social distancing dan phsycal.

“Namun, himbauan yang telah ada selama ini, belum berhasil menggugah masyarakat, hal ini dapat dilihat dari Kota Berastagi dan Kabanjahe sebagai barometer Kabupaten Karo, pihak Polres setiap melakukan patroli, masih menemukan kurangnya partisipasi masyarakat mengikuti anjuran pemerintah dalam hal dilarang berkumpul,” terang Terkelin kecewa.

Terkelin berharap agar masyarakat saling mengingatkan satu sama lain, baik keluarga, sanak famili agar saling tegor sapa, apabila ada yang lupa phsycal distancing dalam Perkumpulan, kiranya diingatkan oleh kepala RT/RW, Kepala Dusun dan Kepala Desa dan yang berkompoten lainnya. (Lia)