Sudah Dua Minggu Air di Sebagian Kota Kabanjahe Tidak Jalan

0
175
Foto: Bak mandi kering tanpa air.

POSKO BERITA, KARO–Upaya Pemerintah Kabupaten Karo dalam mencegah warganya agar terhindar dari penyebaran virus corona (covid 19) seolah hanya retorika belaka yang digaung -gaungkan Pemkab Karo. Kenyataannya berbanding terbalik dengan suplay air bersih saat ini yang mana dalam 2 pekan terakhir air berhenti mengalir ke rumah-rumah warga.

Hal itu di alami sejumlah warga yang berada di Jl. Vetran. Gg Bakti dan Warga Gg Kalihara, Kelurahan Kampung Dalam, Kec. Kabanjahe. Dimana untuk mendapatkan air bersih dari pihak penyedia layanan air bersih keliling, warga terpaksa merogoh kocek Rp 10.000,-/drum berisi 100 liter.

Kelangkaan suplai air bersih di sekitar Kota Kabanjahe ini menambah polemik dan menambah rasa was – was dikalangan masyarakat, disamping isu covid -19 yang saat ini sangat mengkhawatirkan.

Mamak Alter ibu rumah tangga mengatakan, kekesalannya terhadap pihak PDAM Tirta Malem karena tidak mampu memenuhi kebutuhan air bersih bagi rumah tangga di seputaran Kota Kabanjahe.

Mereka mengatakan, Pemerintah Daerah menganjurkan warga agar selalu menjaga kebersihan lingkungan dan kebersihan badan terutama disarankan untuk rajin mencuci tangan agar terhidar dari penyebaran virus corona. Tapi terkait masalah air bersih saja Pemkab. Karo tidak bisa mengatasinya.

“Disini kami sudah 2 minggu pasokan air bersih dari pihak pengelola PDAM Tirta Malem tidak mengalir, padahal air adalah hal vital bagi kehidupan, terutama untuk minum, masak, kaskus dan kebutuhan lainnya,” ungkap mereka kesal

Mereka menambahkan, kalau masalah air bersih untuk kebutuhan warga saja pun gak bisa diatasi Pemkab Karo, konon lagi kalau dipercayakan untuk menangani kasus penyebaran virus corona.

“Jangan – jangan hanya dijadikan ajang mencari sensasi dan pencitraan saja, apalagi menyangkut urusan  air bersih yang sangat mejadi kebutuhan dasar, seharusnya Pemkab sigap dan bisa segera menangani masalah kebutuhan air bersih ini,agar warga tidak lagi membeli air di bawah mata air,” ungkapnya.

Terkait hal ini, Direktur PDAM Tirta Malem Jonara Tarigan perihal kelangkaan air bersih di Wilayah Kabanjahe, ia mengakui bahwa, suplay air bersih di berbagai titik di Kota Kabanjahe langka, karna ada kerusakan jaringan pipa. “saat ini karyawan/anggotanya sedang membenahi kebocoran pipa tersebut,” jelasnya melalui pesan singkat. (Lia)