LAMI : Kasus Suap Kementerian PUPR Diduga Ober Gultom Terlibat?

0
1327
Aksi damai LAMI di Depan Gedung KPK.

POSKO BERITA, JAKARTA – Kasus dugaan suap di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang melibatkan oknum anggota DPR RI Damayanti Wisnu Putranti serta Amran HI Mustary. Amran merupakan Kepala Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah IX, dimana kasus tersebut diperhatikan oleh masyarakat perkembangannya.

Dari informasi yang didapatkan, Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) menduga Sekdirjen Bina Marga saat itu, Ober Gultom, diduga menerima aliran dana mencapai miliaran rupiah.

“Kami meminta Komisi Pemberantasan Korupsi untuk mendalami kasus tersebut, dengan meminta keterangan para saksi dan terpidana dalam kasus tersebut,” ungkap Ketua Umum LAMI, Jonly Nahampun, Senin (24/2).

Jonly menjelaskan, salah satu terpidana dalam kasus tersebut diduga sebelumnya telah mendapatkan tekanan dari Ober Gultom dan Dirjen Bina Marga saat itu, Hediyanto.

“Keduanya meminta terpidana untuk tidak menyeret-nyeret nama mereka dalam kasus tersebut. Dengan janji akan menanggung biaya terpidana selama menjalani masa hukuman,” paparnya.

Terpidana kasus tersebut, kata dia, mengaku telah menyesal karena para pejabat eselon 1 tersebut tidak menepati janjinya.

“Padahal terpidana pada saat itu ditawarkan oleh KPK untuk menjadi JC (Justice Collaborator), untuk mengungkap siapa saja yang terlibat dalam kasus tersebut,” terangnya.

Sebelum masuk ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), lanjut dia, Ober Gultom dan Hediyanto juga pernah mendatangi rumah terdakwa dan memohon agar tidak menyeret-nyeret nama mereka.

“Informasi tersebut harus menjadi bukti baru (novum) bagi KPK, untuk menyeret sejumlah pejabat eselon 1 di Kementerian PUPR. Kami juga dalam waktu dekat akan memberikan informasi maupun bukti permulaan tersebut kepada KPK,” tandasnya.

Sementara itu saat dimintai keterangan awak media Sekdirjen Bina Marga, Ober Gultom belum bisa ditemui dikantornya. (red)