Sungai Ciherang Meluap, Akses Jalan Kampung Pulobesar Terputus

0
164

POSKOBERITA.COM, KARANGBAHAGIA – Warga Kampung Pulobesar, Desa Karangsatu, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, terisolasi. Pasalnya, sejak Selasa sore (31/12/2019) sampai dengan shubuh, hujan terus mengguyur hingga di malam pergantian tahun 2019, mengakibatkan Sungai Ciherang yang membelah 2 desa di wilayah itu meluap ke jalan utama.

Air luapan dari Kali Ciherang juga merendam ratusan rumah yang berada di bantaran Kali Ciherang setinggi 30-50 cm, akibatnya aktivitas warga pun lumpuh.

Nambro Wandi (30), warga Kampung Karangsatu mengatakan, sejak ketinggian air naik, akses terputus karena jalan utama di desa tersebut terendam banjir hingga sepanjang lebih dari 100 meter.

“Dari pagi tadi ini air naik. Jalan jadi terputus, untungnya aliran listrik tidak mati,” katanya kepada poskoberita.

Banjir yang terjadi hari ini, menurut Nambro belum seberapa. Karena jika turun hujan, maka ketinggian banjir akan semakin parah.

“Sekarang banjir tingginya sebetis orang dewasa. Kalau ditambah hujan, bisa sampai sepinggang tinggi airnya,” tambahnya.

Warga Kampung Pulobesar Ciherang sudah terbiasa dengan banjir jika curah hujan yang cukup tinggi bisa mendapat banjir kiriman.

Sementara itu Sekretaris Desa Karangsatu, Wandi, yang ikut serta dengan warga membersihkan sampah yang menumpuk di Jembatan Kali Ciherang, berharap jembatan tersebut agar segera direnovasi dengan meninggikan jembatan.

“Curah hujan yang tinggi membuat Kali Ciherang meluap, tapi kami beserta staf desa melakukan kerja bakti bersama warga agar sampah yang terhambat karena jembatannya terlalu pendek bisa lancar kembali”, pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pada Rabu (1/1/2020) malam, banjir akibat luapan Sungai Ciherang masih belum surut, bahkan ketinggian air terus meningkat. (Aji)