Camat Karang Bahagia Serukan Warga Terdampak Banjir Matikan Listrik

0
147

POSKOBERITA.COM, KARANGBAHAGIA – Hingga Rabu malam (01/01/2020), banjir akibat luapan Sungai Ciherang terus meluas. Ketinggian air di Desa Karangsatu Kecamatan Karangbahagia Kabupaten Bekasi mencapai 1 meter, menyebabkan ratusan rumah dan pesawahan terendam dan akses jalan utama menuju Kampung Pulobesar terputus.

Camat Karangbahagia, Karnadi, menyerukan warganya yang terkena banjir untuk mematikan aliran listrik di rumahnya.

“Kami menghimbau warga yang rumahnya terkena banjir untuk mematikan aliran listrik guna menghindari hal-hal yang beresiko tinggi. Apabila masih ada warga yang membandel, kami akan berkoordinasi dengan PLN untuk memutus aliran listrik dari pusatnya,” tegas Karnadi, Rabu (01/01/20).

Karnadi juga menghimbau, semua kepala desa yang wilayahnya terkena banjir untuk segera mengevakuasi warganya ke tempat yang lebih aman.

“Untuk wilayah Kecamatan Karangbahagia, ada 3 desa yang terdampak banjir, yakni Desa Karangsatu, Perumahan Puri Nirwana Desa Sukaraya dan Desa Karanganyar,” ungkapnya.

Terkait bantuan untuk para korban banjir, pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPBD untuk pengadaan perahu karet dan Dinas Sosial yang diharapkan bisa membuka dapur umum.

Kepala Desa Karangsatu, Sarim mengatakan, sedikitnya ada sekitar 400 rumah yang terendam di wilayahnya, terutama warga yang tinggal dekat dengan Sungai Ciherang.

“Sekarang sudah hampir 5 sampai 6 RT atau sekitar 400 KK yang terkena dampak banjir. Selain itu ada 253 hektar sawah juga terendam. Untuk bantuan baru ada dari kecamatan dan Bazda serta pihak puskesmas yang sudah mendirikan 2 posko kesehatan,” ungkapnya. (Aji)