BPBD Kabupaten Bekasi Gandeng Menwa Universitas Bhayangkara

0
60
Resimen Mahasiswa Universitas Bhayangkara berfoto bersama dengan Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, usai melakukan Apel Siap Siaga, pada Selasa (26/11/2019) di Komplek Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat.

POSKOBERITA.COM, CIKARANG – BPBD Kabupaten Bekasi menggelar Apel Siaga Bencana Alam, dalam rangka hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional Tahun 2019, di Lapangan Plaza Pemkab Bekasi, Selasa (26/11/2019).

Kepala Badan Penanggulanangan Bencana Daerah Kabupaten Bekasi, Adeng Hudaya mengatakan, tugas dan fungsi Badan Penanggulangan Bencana Daerah tidak hanya menanggulangi saat terjadinya bencana, tapi upaya preventif atau pengurangan dampak saat terjadi bencana.

“Untuk membuktikan bahwa pemerintah beserta masyarakat dan unsur pengusaha industri ini, menjaga dan menimalisir bencana yang terjadi,” kata Adeng Hudaya kepada poskoberita.com.

Dikatakan dia, pihaknya sudah melakukan himbauan kepada masyarakat dan langkah-langkah yang terjadi saat menghadapi musim hujan. Selain itu, dia juga mengajak stekholder yang ada untukubekerjasama, agar memberikan komunikasi jika terjadi bencana di masyarakat.

“Kita udah lakukan sosialisasi masyarakat harus waspada, ketika jadi bencana mereka bisa melaporkan ke kami,” imbuh dia.

Sementara itu, Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja mengatakan, apel siaga bencana sangatlah penting, untuk mengingatkan sekaligus menyiapkan semua komponen akan bencana yang setiap saat mengancam masyarakat dan wilayahnya, seperti kebakaran, banjir, angin puting beliung hingga tanah longsor.

“Apalagi kita akan memasuki musim penghujan. Oleh karenanya, melalui Apel Siaga Bencana ini semua komponen baik Pemerintah Daerah, TNI-Polri, serta swasta kita satukan,” kata Eka.

Menurutnya, agar penanganan bencana dapat dilaksanakan secara cepat, tepat dan menyeluruh dibutuhkan kerjasama yang sinergis dan terarah antar semua komponen.

“BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Bekasi telah memetakan sejumlah lokasi rawan bencana dan terus berupaya untuk mengantisipasinya. Tetapi, bencana seringkali datang tanpa diduga dan diprediksi sehingga perlu kesiap-siagaan semua pihak,” jelasnya.

Sementara itu salah satu peserta kelompok apel siaga bencana, dari Menwa Ubhara Jaya, Eri mengatakan, mahasiswa yang tergabung dalam Resimen Mahasiswa (Menwa) siap membantu pemerintah, dalam penanggulangan bencana dan siap terjun kapan pun dibutuhkan saat terjadi bencana di Kabupaten Bekasi.

“Kami dari Menwa selalu bersinergi dengan pemerintah dalam hal relawan bencana maupun sosial, karena Menwa salah satu komponem bangsa yang terjun membantu pemerintah dan masyarakat. Oleh karena kami Menwa siap membantu pemerintah kapanpun dibutuhkan saat terjadi bencana alam,” tandasnya. (wil/ane)