Miris, SDN 040535 Karo Tanpa Tembok dan Alas Masih Tanah

0
138
KURANG LAYAK: Siswa SDN 040535 yang terletak di Desa Pengambatan, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sumatra Utara, di kelilingi dinding tak layak dan beralaskan tanah, sebagai tempat mengenyam pendidikan. // FOTO: DEWI PRIHATIN MAHFIRA

POSKOBERITA.COM, TANAH KARO – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 040535 yang terletak di tengah lembah Pegunungan Bukit Barisan, Desa Pengambatan, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sumatra Utara, di kelilingi dinding tak layak sebagai tempat mengenyam pendidikan.

Sekolah mini ini sudah berdiri selama bertahun-tahun. Namun, hingga saat ini kurang perhatian dari pemerintah daerah. Padahal, sebagai warga negara yang merdeka, setiap orang berhak mendapatkan pendidikan yang layak.

Pemerintah juga berkewajiban menyediakan fasilitas tersebut. Agar anak-anak yang sudah sampai di usia siap belajar tidak sulit untuk mendapatkan haknya. Tapi sebagian kecil dari mereka tetap saja mengalami kendala dalam hal ini.

Sekolah ini menampung murid untuk 3 dusun sekaligus. Sehingga ruangan yang ada tidak bisa menampung jumlah murid setiap tahunnya. Sebagian mereka, murid kelas 3 & 4 , belajar di ruang berdinding lepas dan berlantai tanah.

“Ruangan ini juga berdiri atas kerjasama pihak sekolah dengan para orang tua murid. Mereka memberikan bantuan dana,” kata Kepala Dusun 1 Desa Pengambatan, Dedi Munthe saat ditemui poskoberita.com, Selasa (19/11/2019).

Dedi juga menambahkan, para Tahun 2020 mendatang atau ajaran baru pada Tahun 2020-2021, diperkirakan aka nada sekitar 50 calon muruid baru yang akan belajar di SDN 040535. Namun, warga sekitar akan kesulitan untuk ruang kelas baru ataupun pengajar di sekolah tersebut.

“Kami juga sudah bingung, karena kami memperkirakan untuk tahun ajaran baru di tahun depan, ada sekitar 50 calon murid baru yang akan mendaftar ke kelas 1, itu data anak yang masih di TK tahun ini, belum lagi jumlah anak yang tidak belajar di TK,” jelas Dedi.

KURANG LAYAK: Siswa SDN 040535 yang terletak di Desa Pengambatan, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sumatra Utara, di kelilingi dinding tak layak dan beralaskan tanah, sebagai tempat mengenyam pendidikan. // FOTO: DEWI PRIHATIN MAHFIRA

Sementara itu, Kepala Desa Pengambatan, Jonius Simanjorang mengatakan, pihaknya hanya memberikan bantuan les tambahan untuk para murid. Sehingga, belum bisa memberikan bantuan yang maksimal untuk membangun sekolah menggunakan dana desa (DD).

“Kami dari pihak desa hanya bisa membantu untuk tempat les, namun jika pemerintah siap membuat ruang kelas baru, di belakang bangunan sekolah sebenarnya masih ada lahan sekitar milik sekolah,” jelasnya.

“Apakah nanti bangunan yang sudah ada ditingkatkan atau kami usahakan ke tanah ulayat desa. Untuk tanah ulayat sendiri, nanti kami musyawarahkan lebih lanjut ke pihak Simantek Kuta (pemilik tanah, red). Kami pun berharap agar pemkab memberikan bantuannya,” tambah dia.

Dilokasi yang sama, Kepala SDN 040535, Rosmawati Sembiring menambahkan, pihaknay sudah berulang kali mengajukan permohonan, ke Dinas Pendidikan untuk pembangunan ruangan baru. Namun, hingga saat ini belum juga terealisasi.

“Sudah sering kita ajukan, tapi belum terealisasi sampai kini. Kita juga ingin anak-anak ini bisa belajar dengan nyaman,” tandasnya. (dew/taj)