LAMI Maluku Minta Kejati Tegas Berantas Korupsi

0
1680
AKSI DAMAI: Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) sering menggelar aksi damai di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut segala bentuk KKN.

MALUKU, POSKOBERITA.COM – DPD Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) Maluku mengapresiasi Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Triyono Haryanto akan memberantas Korupsi di wilayah Provinsi Maluku.

Ketua DPD Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) Maluku, Jalil Rumfot menilai pernyataan Kepala Kejati Maluku yang akan memberantas Korupsi Kolusi Nepotisme (KKN) sangat luar biasa, hal tersebut menjadi semangat LAMI, OKP dan masyarakat lainnya dalam menyikapi barbagai persoalan dugaan pelanggaran dan tindakan korupsi yang merugikan Negara.

“Beliau (Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku Triyono Haryanto-red), berjanji akan menuntaskan seluruh perkara dugaan korupsi yang saat ini ditangani anak buahnya, baik ditahap penyelidikan, penyidikan maupun penuntutan. Meskipun perkara yang dilaporkan masyarkat, LSM maupun OKP belum cukup bukti, pihaknya berjanji akan membuktikannya demi keadilan penegakkan hukum di bumi raja-raja ini,” ucap Ketua LAMI Malulu, Jalil Rumfot kepada awak media, Minggu (21/07/2019).

Dikatakan dia, untuk Maluku sendiri saat ini memang banyak kasus yang sudah di proses, oleh karena itu Jalil berharap semua proses akan berjalan dengan baik dan mengutamakan prinsip-prinsip hukum semestinya.

“Hingga yang benar-benar bersalah akan di hukum sesuai dengan pelanggaran yang di lakukan,” katanya.

Terang dia, menggaris bawahi pernyataan kejati bahwa jika adanya laporan yang belum dilaporkan belum cukup bukti, maka pihak Kejaksaan dan apaturnya akan membantu membuktikannya ataupun jika benar terbukti merugikan negara pihak kejaksaan akan menanganinya sampai tuntas perkara tersebut.

“Kami berharap Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku bapak Triyono Haryanto membuka diri dan bisa bermitra dengan baik dengan kami yaitu LSM dan OKP serta masyarakat. Agar kami (LSM) juga merasa ada nyaman dan semangat dalam membantu melaporkan dugaan tindak pidana korupsi dan pelanggaran yang terjadi di negeri ini,” tuturnya.

Jalil juga menjelaskan LAMI Maluku untuk saat ini lagi merampungkan data dan bukti terkait beberapa dugaan kasus korupsi di Balai Jalan Jembatan Maluku dan Maluku Utara yang diketahui melibatkan pihak Balai dan Kontraktor.

“Begitu juga kasus dugaan pelanggaran dan korupsi di Balai Sungai wilayah Maluku. Banyak kasus yang anggarannya bersumber dari APBN, pelanggaran ini bukan saja kejahatan yang di lakukan oleh kontraktor yang menggarap proyek tersebut, kami menduga juga ada kongkalikong antara kontraktor dan pihak balai sehingga ada berbagai pelanggaran ini bisa terjadi,” tuturnya.

Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) berharap adanya sinergitas kerjasama dengan pihak kejaksaan dalam rangka menyelesaikan dugaan pelanggaran KKN.

“Jika terbukti maka pejabat balai yang terlibat dan kontraktor harus bertanggung jawab dan dipenjarakan agar menjadi efek jerah kepada pihak dan kontraktor yg lain. Kita agak konsen pada balai sungai dan balai jalan sebab sudah banyak pelanggaran yang di lakukan, namun tidak pernah tersentuh hukum alias di tahan,” tandasnya. (rls)