Eka Dilantik Bupati Definitif, Gubernur: Ini Bukan Rejeki (Suap Meikarta)

0
487
PENGAMBILAN SUMPAH: Eka Supria Atmaja dilantik oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil sebagai Bupati Definitif, pada Rabu (12/06/2019) di Gedung Sate, Bandung.

POSKOBERITA.COM, BANDUNG – Eka Supria Atmaja resmi menjadi Bupati Bekasi, setelah dilantik oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Aula Timur Gedung Sate, Jalan Dipenogoro Nomor 22, Bandung, pada Rabu (12/6/2019). Pelantikan itu dihadiri oleh Unsur Muspida dan disaksikan para tamu undangan.

Selain itu juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Sekda Provinsi Jawa Barat, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemkab Bekasi, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bekasi, pimpinan partai politik, pimpinan organisasi Kabupaten Bekasi.

GubernurJawa Barat, Ridwan Kamil dalam sambutannya mengucapkan selamat atas dilantiknya Eka Supria Atmaja menjadi Bupati Bekasi periode 2017-2022. Apalagi, pelantikan itu sebagai ujian mantan Ketua DPRD tersebut bukan rejeki, atas Bupati sebelumnya tersangkut kasus suap Meikarta.

“Saya atas nama pribadi maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengucapkan selamat kepada Pak Eka, ini sudah takdir Allah dan sudah menjadi garis tangan. Saya harus katakan jabatan ini adalah ujian bukan rejeki,” bebernya.

“Memang tidak semua orang bisa mendapatkan situasi seperti ini oleh karena itu saya ingatkan, apapun yang kita lakukan, kita niatkan sebagai ibadah. Kalau di niatkan ibadah maka semua keputusan kita pasti mendapat ridho Allah. Kalau yang niatnya tidak ibadah maka akan banyak mudaratnya,” kata dia mengingatkan.

Ia pun berpesan, ada 3 nilai yang menjadi nasehat yang harus dipegang teguh yakni integritas, niat melayani dan profesional agar dapat selamat dalam pembangunan pemerintahan.

Sebagai bagian dari Jawa Barat, pihaknya pun berpesan agar Kabupaten Bekasi memperbaiki diri dan terus berbenah agar terwujudnya Jawa Barat juara lahir batin yang menjadi slogannya.

“Perlu ada kerjasama dari Kota dan Kabupaten di Jawa Barat agar terwujudnya Jabar juara, tidak hanya di Indonesia melainkan ditingkat Asia Tenggara,” ujarnya.

Ia pun menerangkan, sejauh ini pihaknya sering mendapatkan laporan masyarakat melalui sosial media miliknya, diantaranya pembangunan jalan di Babelan maupun tingkat pengangguran yang masih tinggi.

“Banyak informasi masuk ke IG saya. minta supaya diperbaiki jalan Babelan tolong diperhatikan, kemudian ada keluhan soal pengangguran. Saya komit pengangguran akan dikurangi di Kabupaten Bekasi, nanti kalau ada masalah, Pak Eka segera kabarin saya lewat WA,” tandasnya. (gan/red)