Kursi Panas Pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi Periode 2019-2024, Ini Penilaian Publik?

0
389
Ilustrasi

POSKOBERITA.COM, BEKASI – Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 telah usai. Saat ini, perebutan Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi semakin memanas di berbagai Partai. Sejumlah nama telah bermunculan, untuk menjadi pimpinan DPRD. Hal itu dikatakan Mahasiswa Pelita Bangsa, Shandry Akbar, pada Selasa (11/6).

“Menurut saya ada 3 partai yang memperoleh kursi wakil ketua DPRD, secara internal akan bersaing ketat. Terutama di PDI Perjuangan itu sendiri,” kata Andry sapaan akrabnya.

Dikatakan dia, kriteria sebagai Wakil Ketua DPRD dari PDI Perjuangan yang cocok dan mempuni yaitu Nyumarno. Sedangkan untuk Partai Golkar ada Marico dan di Partai PKS ada Budiyanto.

“Kami menilai bahwa dari PDI sendiri yang cocok kriteria yaitu Nyumarno, dilihat dari kinerja sebelumnya DPRD di Komisi IV, Nyumarno sangat maksimal bekerja dan cukup pengalamannya untuk jadi Wakil Ketua DPRD periode mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI), Suganda mengatakan, dari Partai Golkar yang cocok menjadi Wakil Ketua DPRD adalah Marico. Apalagi, Sunandar dikabarkan tidak berminat lagi menjadi pimpinan dewan.

Dikatakan Suganda, Marico yang cocok menjadi wakil ketua DPRD, karena salahsatu orang yang loyal untuk partai. Sehingga, Marico saat ini menjadi kuda hitam sebagai pimpinan dewan, untuk mengawal pemerintahan.

“Kalau Sarim dan Kardin untuk menjadi pimpinan dewan, kemungkinan kurang dukungan dari internal partai,” ucapnya.

“Sedangkan Asep Supria Atmaja kurang cocok penilaian publik menjadi pimpinan dewan, agar tidak ada tudingan unsur nepotisme di pemerintahan Kabupaten Bekasi. Walaupun ada perjanjian suara terbanyak menjadi pimpinan DPRD,” paparnya.

Ditambahkan Suganda, untuk wakil ketua DPRD dari PKS, Budiyanto mampu untuk mendengarkan aspirasi masyarakat dan lebih dekat dengan kaum milineal. Apalagi, Budiyanto sendiri lebih dekat dengan kalangan pengusaha.

“Budiyanto masuk di semua golongan. Sehingga, menurut saya PKS harus merekomendasikan beliau menjadi pimpinan dewan,” tambah dia.

Perlu diketahui, PDI Perjuangan mendapatkan 7 kursi pada Pileg 2019 dan cukup untuk mendapatkan tiket Wakil DPRD Kabupaten Bekasi, selain itu Partai Gerindra meraih 11 kursi, lalu suara terbanyak kedua adalah PKS 10 kursi, Golkar 7 kursi, Demokrat 6 kursi, PAN 3 kursi dan PPP 2 kursi. Sementara Nasdem, Perindo, PBB dan PKB masing-masing 1 kursi. (ane/red)