LAMI : Kabid Bappeda Terlibat Harus Jadi Tersangka

0
858

BANDUNG, POSKOBERITA.COM – Lanjutan Sidang Kasus Mega proyek Meikarta yang melibatkan Bupati non aktif Neneng Hasanah Yasin kembali di gelar di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu (13/3/2019).

Jaksa penuntut KPK I Wayan menghadirkan saksi salah satu Kabid Bappeda E Yusuf Taufik, di dalam persidangan terungkap sebelum mengajukan secara resmi permohonan perizinan atau rekomendasi IPPT Taufik bersama Taryadi melakukan pertemuan dan pembicaraan dijanjikan uang Rp. 20 Milyar Rupiah.

“Uang suap tersebut di terima oleh Taufik dengan bertahap dan akhirnya terealisasi 10.5 Milyar dan di serahkan ke Bupati secara bertahap melalui Sepri dan Ajudan,” ucap I Wayan.

Terpisah kuasa hukum Neneng Hasanah Yasin, Fadli Nasution mengatakan, bahwa kliennya tidak pernah meminta uang dan membicarakan uang terkait perizinan Meikarta.

“Fakta di persidangan saksi Taryadi waktu pertemuan dengan Neneng Hasanah Yasin, pesan Neneng Hasanah Yasin agar sesuai peraturan dan undang undang berlaku,” ucapnya.

Terpisah, Ketua Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI), Jonly Nahampun mengatakan, di pengadilan Tipikor Bandung Yusuf Taufik seharusnya di jadikan tersangka.

“Karena Taufik terlebih dahulu membahas perizinan dan uang, serta di duga menerima hadiah Rp. 500 juta,” ujar Jonly.(wil)