Dinsos Catat Orang Gila di Bekasi Buangan Dari Luar Daerah

0
181

BEKASI, POSKOBERITA.COM – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, Abdillah Majid mengatakan, di Kabupaten Bekasi tercatat ada 400 orang yang telah masuk ke Balai gangguan mental (orang gila-red) Yayasan Al Fajar.

“Di Balai saat ini sudah ada 400 orang yang terkena gangguan mental dari berbagai wilayah, namun pada saat penemuan berada di wilayah Kabupaten Bekasi. Ini kan sudah cakupannya sudah nasional jadi yang ditemukan darimana saja bisa ditampung disini,” kata Abdillah Majid, Rabu (13/3/2019).

Dirinya mengatakan Dinas Sosial bersama Dinas Kesehatan berikan pelayanan pada orang yang terkena gangguan mental (orang gila) secara maksimal walaupun bukan orang Bekasi.
“Walaupun bukan warga Bekasi, tetap kami tampung ketika di temukan di Bekasi,”ujarnya.

Menurutnya, pada penderita gangguan mental, Kabupaten Bekasi menyediakan makan dan minum serta diberikan vitamin. sehari-hari. Selain itu juga pihaknya bersinergi dengan Dinas Kesehatan setempat terkait peninjauan kesehatan.

“Alhamdulilah kami sudah ada tempat penampungan penderita gangguan mental yakni di yayasan Al Fajar Tambun,” ucapnya.

Dikatakan Abdilah, penderita gangguan mental juga diberikan penanganan rehabilitasi mental atau terapi untuk kesembuhan.

“Ada terapinya sendiri, tempatnya di daerah Bogor, jadi biasanya kami kirim ke Bogor sampai 25 orang untuk melakukan terapi, kan masih ada kemungkinan untuk sembuh,” ucapnya.

Diketahui bahwa angka rata-rata penderita gangguan mental berasal dari luar daerah dalam hal ini bekerjasama dengan pihak kepolisian apabila menemukan penderita gangguan mental pihaknya menyerahkan kepada Dinas sosial (Yayasan Al Fajar-red). Sehingga Kabupaten Bekasi terbebas dari penderita gangguan mental yang tersebar di jalanan.
“Kami juga koordinasi dengan Polri, jika menemukan orang gila langsung di bawa ke Yayasan Al Fajar, dan Alhamdulillah di Bekasi sudah tak terlihat yang berkeliaran di jalan,”tutupnya. (ane)