Kali CBL Tercemar Limbah, LAMI Bakal Gugat Pemerintah

0
1120

POSKOBERITA.COM, BEKASI – Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) menyebut Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL) di Kabupaten Bekasi, dalam kondisi darurat limbah. Hal itu dikarenakan, pemanfaatan sungai dari kegiatan industri di wilayah selatan atau hulu sungai, mengalir ke Utara sebagai lokasi hilir dari Kali tersebut terus meningkat.

Koordinator LAMI, Suganda mengatakan, ukuran darurat limbah juga dikarenakan adanya pembiaran, yang sudah puluhan tahun. Padahal kali tersebut sebenarnya untuk mengantisipasi banjir di wilayah Bekasi. Apalagi, sampai sekarang Kali CBL, belum pernah mendapatkan normalisasi.

“Kita sudah melakukan investigasi, pemanfaatan Kali CBL, yang dilakukan oleh Industri di wilayah selatan (Cikarang, red). Bisa dibuktikan limbah itu bersumber dari pabrik-pabrik,” ujar Suganda kepada wartawan.

Suganda mengatakan, Kali CBL yang pernah di uji coba laboratorium oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, terbukti tercemar oleh limbah perusahaan dan rumah tangga. Sehingga, dirinya meyakini bahwa industri yang membuang limbah di Kali CBL yang harus bertanggungjawab.

“Salah satu yang kami duga sering membuang limbah itu, terdapat dan terlihat oleh pabrik kertas. Selain itu banyak perusahaan lain di kawasan Selatan Kali CBL (Cikarang, red) Kabupaten Bekasi yang juga melakukannya,” ungkapnya.

“Sampai saat ini, kondisi limbah cair dengan jenis B3 tersebut, masih ada di Kali CBL. Kami juga sedang melakukan investigasi dan hasil investigasi ini akan kami tindak lanjuti untuk bahan evaluasi Pemerintah,” tambah Suganda.

Suganda menambahkan, dengan kejadian limbah yang masih banyak di Kali CBL, pihaknya akan melakukan proses hukum. Termasuk menggugat Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Provinsi Jabar, atas pembiaran yang dilakukan dan menyebabkan pencemaran di Kali CBL begitu massif.

“Kami akan gugat pemerintah. Karena, dampak dari pencemaran tersebut, tidak hanya matinya biota air, seperti ikan. Tetapi meluas kepada penghasilan nelayan dan petani rumput laut disekitar Utara Kabupaten Bekasi,” pungkasnya. (can/era)