Dinkes Persiapkan Akreditasi Puskesmas Demi Bekasi Bersinar

0
223
Puskesmas Mangunjaya

POSKOBERITA.COM, CIKARANG PUSAT – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Bekasi, hanya 12 Puskesmas yang sudah akreditasi dari total 44 Puskesmas yang ada. Sehingga, Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi mempersiapkan akreditasi untuk 26 Puskesmas.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Bekasi, Sri Enny mengatakan, akreditasi itu dilakukan setiap tiga tahun sekali. Kabar yang beredar di Kabupaten Bekasi, akan ada akreditasi untuk 26 Puskesmas tahun ini.

“Keputusan semua itu ada di Kemenkes yang menentukannya. Mudah-mudahan saja tak ada pengurangan jumlah Puskesmas yang akan diakreditasinya,” ujar Sri kepada poskoberita.com.

Sri sapaan akrabnya mengatakan, agar bisa diakreditasi, Puskesmas harus memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan Kemenkes. Yaitu ada 700 penilaian. “Dari persyaratan itu adalah admistrasi, kebersihan Puskesmas, pelayanan, dan masih banyak lainnya. Kalau semua persyatan sudah terpenuhi, baru bisa diakreditasi,” kata dia.

Sri menambahkan, akan ada pembelajaran dulu sebelum di akreditasi, karena pengangkatan akreditasi ini diberikan waktu tiga tahun untuk menyiapkannya. “Persiapaannya sudah dari sekarang. Pihak Dinkes juga membantu menyiapkannya,” tambahnya.

Apabila sudah ditentukan waktu penilainnya, maka lulus atau tidaknya akan ditentukan oleh Kemenkes. Karena sama saja seperti akreditasi sekolah, akan ada ujian lulus atau tidak. Misalkan persyatan tidak terpenuhi, sudah pasti gagal akreditasinya.

“Ibarat kita sekolah agar cepat lulus harus ada ujian. Nah ujian itulah yang menentukan bisa diakreditasi atau enggaknya,” jelasnya.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi pada tahun ini juga akan mensertifikasi tanah 21 Puskesmas di Kabupaten Bekasi. “Rencana juga ada 21 (Puskesmas, Red) disertifikatkan tahun ini,” terangnya.

Terang dia, hanya dua puskesmas yang bermasalah di tanah perorangan, kata dia diusahakan dipindahkan di area baru. “Puskesmas Sumberjaya dan Setu 2, Insya Allah tak ada masalah. Nanti diverifikasi ke Bappeda masalah itu,” katanya.

Beber dia, ada juga puskesmas yang akan dipindahkan namun permasalahanya bukan tanah, tapi permasalahanya karena kondisi tempatnya yang sering terjadi banjir.

“Karena kondisi tempat, banjir terus di Puskesmas Setia Mekar, kita akan relokasi puskesmas itu. Dinkes sudah antisipasi permasalahan yang akan timbul kedepannya,” pungkasnya. (adv)