Jelang Ramadhan, Lippo Cikarang Resmikan Masjid Megah di Lembah Hijau

0
191

POSKOBERITA.COM, CIKARANG – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Eman Suryaman menyambut baik diresmikannya “Masjid Lippo Cikarang” sebagai masjid pertama yang dikelola oleh PT Lippo Cikarang, pada Senin, 14 Mei 2018.

Masjid yang dibangun di atas lahan seluas 3.500 meter persegi itu berlokasi di Perumahan Taman Lembah Hijau dengan luas 800 meter persegi dan dapat menampung sebanyak 900 jamaah.

“Lippo Cikarang memiliki masjid yang megah dan luas. Isinya juga harus luas. Warga Lippo harus memakmurkan masjid ini agar banyak jamaahnya dan juga kegiatannya,” ucap Eman.

Dirinya mengingatkan, masjid di samping tempat shalat, juga harus dimanfaatkan untuk kegiatan lain yang bisa memakmurkan mesjid. “Selain di bidang dinniyah juga kegiatan di bidang kesejahteraan masyarakat sekitar, misalnya membangun koperasi,” ujarnya.

Chief Executive Officer (CEO) PT Lippo Cikarang Tbk, Toto Bartholomeus, mengatakan sebagai pengembang kawasan sudah sepatutnya menyediakan rumah ibadah bagi penghuninya.

“Kami ‎sebagai pengembang kawasan Lippo Cikarang urban-development berupaya memfasilitasi ‎dengan yang terbaik bagi masyarakat khususnya di Lippo Cikarang,” ujar Toto Bart‎holomeus.

Dia berharap Masjid Lippo Cikarang sudah dapat digunakan untuk Salat Tarawih mengingat waktu peresmian masjid yang bertepatan dengan datangnya bulan Ramadan.

Proses pembangunan masjid dimulai 31 Januari 2017 dengan menerapkan konsep arsitektur modern contemporer dan ramah lingkungan. Konsep modern contemporer dicirikan dengan penggunaan elemen geometris vertikal dan horizontal yang dapat dilihat dari bangunan masjid.

Pada ajaran dan seni Islam, elemen geometris menjadi sebuah simbol keseimbangan yaitu garis vertikal melambangkan hubungan dengan Tuhan (hablum minallah) sementara garis horizontal menjadi lambang hubungan dengan sesama manusia (hablum minannas).

Melalui konsep yang dibawa tersebut, Lippo Cikarang berharap supaya masjid ini dapat membawa setiap umat yang menggunakannya semakin dekat dengan Tuhan juga terhadap manusia.

Sementara itu, konsep ramah lingkungan diimplementasikan pada ruangan masjid yang terbuka serta memiliki atap yang tinggi sehingga memiliki sirkulasi udara yang baik dan suhu ruangan lebih terjaga. Konsep masjid yang terbuka juga menjadi simbol bahwa masjid ini terbuka bagi semua orang untuk datang. Selain itu, pengaplikasian roster sebagai ventilasi udara yang terbuat dari bahan alam juga mendukung konsep ramah lingkungan.

‎‎Masjid dengan dominan warna putih dan coklat ini resmi digunakan warga Lippo Cikarang, mulai hari ini. Dengan sisi ruangan yang terbuka, tiga dari empat sisi tembok dibangun secara terbuka alias tidak ada penghalang tembok. Hanya bagian depan atau ruangan Imam, diberi tembok dan tempat mengambil air wudhu pun dibangun buat nyaman.

‎Direktur Operasional PT Lippo Cikarang Tbk, Ju Kian Salim, menambahkan pembangunan masjid ini merupakan bagian komitmen Lippo Cikarang.

“Pembangunan masjid merupakan bagian dari komitmen kami, setahun lebih sejak groundbreaking, hingga saat ini‎ berlangsung dengan baik. Mari kita jaga bersama masjid ini dan bisa dipakai bersama warga Muslim di Lippo Cikarang‎,” ungkap Ju Kian Salim.

Kegiatan peresmian Masjid Lippo Cikarang di antaranya dihadiri oleh, perwakilan BPN Kabupaten Bekasi, perwakilan Polres Metro Bekasi, Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Cecep Noor dan Komandan Kodim 0509/Kabupaten Bekasi Letkol Arh Henri Yudi Setiawan.

LPCK pengembang kawasan perkotaan dengan luas area sekitar 3.400 hektare di mana industri sebagai basis ekonomi yang kuat. LPCK telah berhasil membangun lebih dari 16.661 hunian, dengan populasi 51.250 orang dan 500.500 orang yang bekerja setiap hari di sekitar 1.200 perusahaan manufaktur yang tersebar di kawasan industri Lippo Cikarang.

LPCK merupakan Anak Perusahaan PT Lippo Karawaci Tbk (“LPKR”), yang merupakan perusahaan properti terbesar di Indonesia berdasarkan jumlah Aset dan Pendapatan. LPKR yang merupakan perusahaan tercatat di Bursa Efek indonesia, didukung oleh land bank yang besar dan mempunyai recurring income yang solid. ‎Bisnis LPKR terdiri dari residential/rownship, retail malls, hospitals, hotels, dan asset management.‎ (Red)