Peningkatan Kualitas Pendidikan Jadi Prioritas Utama

0
49

POSKOBERITA.COM, CIKARANG – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang di peringati setiap tanggal 2 Mei setiap tahun memberi banyak harapan yang ingin dicapai Pemerintah Kabupaten Bekasi salah satunya peningkatan kualitas Pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Maman Agus Supratman mengungkapkan Wajah Dunia Pendidikan di Kabupaten Bekasi semoga bisa lebih baik lagi. Sekarang Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi tengah  mengarah menuju Digitalisasi seperti pelaksanaan Ujian Nasional Berbasi Komputer (UNBK) lulus 100 persen. Dan memang dalam UNBK kemarin ada yang terlewat namun sudah ada yang mengikuti melalui ujian susulan.

“tanggal 7, 8, 9 kita sudah konfigurasi server lagi, dan dimana hari ini kita juga sedang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk anak SD.”ujarnya di wawancarai usai acara, Rabu (02/5/2018)

Terang pria yang Hobby Fotografi ini, Di Dinas Pendidikan ga akan pernah ada habisnya bahkan bersambung yang sebentar lagi ke Pelaksanaan Penerimaan Didik Baru (PPDB), dimana masih sering ribut. Untuk fokus di Insfratruktur, pihaknya (Disdik-red) sudah beberapa kali berkoordinasi dengan Dinas PUPR, karena kalau bicara Insfratruktur pihaknya melakukan dahulu inventaris kebutuhan yang kemudian baru diajukan ke PUPR.

Sebab, kata dia, Dinas Pendidikan hanya sebatas mengusulkan saja ke PUPR untuk rencana pembangunan. Karena dari rencana Bupati Bekasi pada tahun 2019 itu anggaran akan di fokus pada dunia Pendidikan. “Pokoknya kita berupaya berikan terbaik buat kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Bekasi. Sebagaimana yang sudah di fokuskan Bupati Bekasi bahwa 2019 fokus pada Dunia Pendidikan,”katanya

Ada rencana Kabupaten Bekasi punya Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sendiri tidak, menurut dia, Pihaknya justru pingin di Kabupaten Bekasi punya PTN, Apalagi Kabupaten Karawang sudah punya juga PTN meski daerahnya sama sama wilayah industri.

“Kemarin kita juga sempat merintis mengenai perguruan tinggi BUMD, kalau BUMN perguruan tinginya sama dengan nama BUMN nya. sekarang kita coba bisa tidak dengan nama BUMD dengan bekerja sama dengan Univ Padjajaran. Karena dulu memang ITSB tapi saya tidak prosesnya bagaimana namun di IKIP juga sudah mulai mau menjalin kerja sama.”imbuhya.

(Humas_Kab_Bekasi)