Pasca ‘Perang di Medsos’, Ade Armando Temui Damin Sada di Mapolres Jaktim

0
421

POSKOBERITA.COM, JAKARTA – Dosen Universitas Indonesia, Ade Armando akhirnya datang memenuhi undangan Jawara Bekasi Damin Sada di Mapolres Jakarta Timur, Sabtu (14/04/2018) siang. Ketua Jajaka Nusantara ini mengajak bertemu Ade Armando untuk meminta klarifikasi terkait pernyataannya di sosial media yang menyebut azan tidak suci.

Pertemuan Damin Sada dengan Ade Armando dilakukan di sebuah ruangan di Mapolres Jakarta Timur dan hanya ada empat orang yang hadir di ruangan tersebut.

Pada pertemuan tersebut, Damin Sada meminta Ade Armando untuk memperbaiki etika dalam menyampaikan pernyataan-pernyataannya agar tidak menimbulkan ketersinggungan di kalangan umat Islam.

“Memang mungkin saja pernyataan-pernyataan anda itu tidak melanggar hukum, baik itu hukum negara ataupun menurut anda hukum syariat, tapi etikanya tolong diperbaiki” pesan Damin Sada.

Sebagai seorang dosen atau akademisi, tutur Damin, Ade Armando tidak semestinya nyinyir. “Jangan sampai Indonesia seperti Suriah atau Yaman yang rusuh karena bersilang pendapat,” ucapnya.

Sementara itu dalam postingan terbaru di akun facebooknya, yang diunggah Sabtu (14/04/2018) sore, Ade Armando mengaku bersyukur karena sudah bertemu Damin Sada.

“Alhamdulillah tadi sudah bertemu dengan Pak Damin Sada, Jawara Bekasi di Mapolres Jaktim. Pak Damin minta agar saya menjelaskan makna pernyataan saya bahwa azan tidak suci. Pertemuan sangat bersahabat, walau dalam banyak hal kami tidak sepakat,” tulis Ade Armando.

“Kami sepakat untuk melanjutkan dialog. Rasanya Indonesia akan lebih damai bila tradisi saling bicara dan mendengar ini terus dikembangkan,” kata Ade Armando.

Damin Sada berinisiatif mengundang Ade Armando untuk berdiskusi di Mapolres Jakarta Timur untuk menghindari fitnah dan perdebatan di sosmed yang berpotensi menimbulkan gejolak di tengah masyarakat. (AM)