Netizen Kritik ‘Pos Monyet’ Dishub Kabupaten Bekasi

0
605
Screenshoot Postingan FB Hasan Basri

LAMI: Kinerja Anggota Dishub Kurang Optimal

POSKOBERITA.COM, BEKASI – Netizen Facebook mengkritik keras pos pantau milik Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bekasi, yang berada ditengah jalan di pertigaan Underpass Tambun, Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi.

Akun Facebook yang bernama Hasan Basri menyindir pos pantau tersebut menjadi “Pos Monyet”, lantaran berada ditengah jalan, yang di upload sekitar pukul 10.20 WIB, Jumat (23/3/2018). Postingan tersebut menjadi kritikan dan mendapatkan komentar dari warganet.

“Apa alasannya POS MONYET ada di tengah jalan?,” tulis Hasan Basri dalam postingannya di Facebook.

“Mengapa saya sebut POS MONYET?. Karena nangkring dimana saja, ada yang di pinggir kali, di atas trotoar, dan ditengah jalan. Iya di under pass tambun,” tambah Hasan Basri dalam komentarnya.

Atas Postingan Hasan Basri, seolah mendapat reaksi dukungan dari warganet. Akun Mubarok Idris Mubarok berkomentar untuk memviralkan postingan tersebut. “Viralkan,” timpal Mubarok dalam komentarnya.

Sementara itu, akun Esti Duma Rizky menambahkan komentar, bahwa pos pantau milik Dinas Perhubungan tersebut membuat semakin macet arah keluar dari Underpass Tambun. “Ini yang di underpast tambun kan ?. Buat semakin macet arah keluar,” kata dia.

Menanggapi hal tersebut, Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) Bekasi, Haryanto mengatakan, adanya pos pantau milik Dishub ditengah jalan pintu keluar Underpass Tambun, membuat jalan raya tersebut menjadi tambah macet.

Apalagi, pos pantau tersebut menjadi tempat tongkrongan “Polisi Cepe” alias Tukang Parkir. Selain itu, anggota Dishub kurang optimil untuk mengurangi kemacetan di Jalan Raya Sultan Hasanuddin.

“Kalau memang Dinas Perhubungan menginginkan adanya pos pantau disekitar Underpass Tambun, seharusnya bergabung saja posnya di Pos Polisi (Tambun). Seperti yang ada di lampu merah Legenda,” tandasnya. (gan)