Bupati Bekasi: Musrenbang RKPD Tahun 2019 Meningkatkan Kualitas Pelayanan

0
646
Foto Humas Pemkab Bekasi

POSKOBERITA.COM, CIKARANG – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Badan Pembangunan Perencanaan Daerah (Bappeda) menggelar kegiatan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) RKPD dalam rangka Penyusunan Perencanaan Pembangunan Tahun 2019, bertempat di Gedung Wibawa Mukti, pada Rabu (14/03/2018).

Acara yang dihadiri oleh Jajaran unsur Muspida, para Kepala Dinas, Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bekasi, serta para ASN se-Kabupaten Bekasi ini mengusung tema “Pembangunan Terintregritas Untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik dan Daya Saing Kabupaten Bekasi”.

Musrenbang RKPD bertujuan untuk membahas rancangan rencana kerja pemerintah kabupaten bekasi, yang berisi usulan pembangunan yang berasal dari seluruh stakeholder pembangunan di kabupaten bekasi.

Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin mengatakan, pelaksanaan musrenbang di tingkat desa/kelurahan sampai kecamatan se-Kabupaten Bekasi, terdapat data sebanyak 9.625 yang diterima melalui RKPD online. Hal tersebut usulan kegiatan dengan nilai sebesar Rp5,7 Triliun lebih belum termasuk kebutuhan belanja lainnya.

“Tentu hal ini tidak sebanding dengan kemampuan APBD Kabupaten Bekasi yang berada di kisaran Rp5-6 Triliun rupiah,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Untuk mensiasati hal tersebut, kata Neneng, dirinya telah menghimbau kepada pemerintah desa/kelurahan, kecamatan untuk memanfaatkan forum musrenbang untuk bermusyawarah dalam menentukan usulan-usulan yang sifatnya prioritas.

“Semua (usulan, red) ini dicatat dalam berita acara kesepakatan hasil musrenbang desa/kelurahan dan kecamatan,” jelasnya.

Disampaikan Neneng, melalui kegiatan musrenbang RKPD ini diharapkannya dapat menjadi momentum untuk membangun sinergitas dan komitmen bersama. “Semoga ini menjadi momentum dan sinergitas dari seluruh stakeholder dalam merumuskan kebijakan pembangunan daerah,” imbuhnya.

Sementara itu, Plt Kepala Bappeda Kabupaten Bekasi, Slamet Supriadi menambahkan, kegiatan musrenbang ini sebagai media interaktif bagi segenap stakeholder, dalam membahas program dan kegiatan prioritas pembangunan.

“Semua menyepakati usulan program dan kegiatan prioritas perangkat daerah berdasarkan hasil musrenbang tingkat desa,” tandasnya. (red/rls)