Enam Fakta di Balik Tugas Paspampres

0
636

POSKOBERITA.COM, JAKARTA – Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) adalah satuan pelaksana di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas menjaga keamanan Presiden Republik Indonesia beserta keluarga.

Personil Paspampres berasal dari prajurit pilihan yang diambil seperti dari Kopassus, Raider, Kostrad, Marinir, Yontaifib, Denjaka, Kopaska dan Kopaskhas, Den Bravo 90. Setiap prajurit atau anggotanya dipilih dari yang terbaik dari segi fisik, mental, inteligensi, postur dan keunggulan lainnya.

Berikut ini 6 fakta penting di balik kerja Paspampres, seperti dilansir kompas.com. Mereka yang ditampilkan adalah sosok yang bekerja di balik sorotan, tetapi juga memiliki peran penting dalam mengamankan presiden.

1. Pendeteksi Serangan Biologis

Detasemen Deteksi Paspampres selalu melakukan sterilisasi terhadap personel, barang, dan kendaraan yang akan memasuki area ring 1 di setiap acara yang dihadiri VVIP. Sterilisasi difokuskan terhadap ancaman berbentuk zat kimia, biologi, radioaktif, nuklir, bahan peledak atau dikenal dengan istilah chemical, biological, radiological, nuclear, and explosive (CBRNE).

“Detasemen Deteksi akan melaksanakan sterilisasi terhadap tempat acara. Dilaksanakan oleh personel Paspampres terlatih dalam mendeteksi ancaman nuklir, biologi, kimia, dan bahan peledak,” ujar Komandan Detasemen Deteksi Letnan Kolonel Czi Koerniawan.

2. K-9, Anjing Pendeteksi Bom

Detasemen Deteksi juga memiliki satwa K-9 atau anjing pelacak. Salah satu anjing pelacak bernama Catherine bertugas membantu personel Detasemen Deteksi melakukan sterilisasi tempat acara. Indera penciuman Catherine yang sangat kuat mampu mendeteksi keberadaan bahan peledak di tempat-tempat yang sulit dijangkau manusia.

Sejak usia tiga bulan, Catherine telah mengikuti serangkaian proses latihan pengamanan di bawah pengawasan Paspampres. Sejak dini, ia diajarkan patuh dan menuruti segala perintah.

Setelah menginjak usia satu tahun, Catherine dilatih secara intensif agar mampu mendeteksi ancaman bom secara tepat dan cepat di tempat-tempat tersembunyi yang sulit diketahui personel Paspampres.

Sebagai anjing pelacak, Catherine memiliki penciuman yang tajam untuk mendeteksi keberadaaan bom di tempat tersembunyi. Ketika menemukan benda yang diduga bahan peledak, Catherine akan berdiam di tempat tersebut dan berhenti mengendus lingkungan di sekitarnya.

3. Robot Penjinak Bahan Peledak

Penjinakan bahan peledak yang dilakukan Paspampres juga melibatkan robot. Robot ini memiliki roda penggerak seperti tank dan memiliki lengan yang digunakan untuk mengevakusi bom.

“Kami gunakan robot ini untuk melakukan upaya evakuasi terhadap ancaman bahan peledak yang berada di lokasi acara,” ucap Koerniawan.

4. Petugas Pengaman Makanan Presiden

Setiap makanan dan minuman yang disajikan untuk presiden, wakil presiden, dan tamu negara beserta keluarganya harus melalui pemeriksaan Paspampres. Tidak hanya uji kimiawi, personel Paspampres juga wajib melakukan organoleptik.

“Kalau tiba-tiba secara gerakan presiden akan menyantap makanan, kami akan melakukan organoleptik, kami langsung minta, kami langsung rasakan di tempat, memastikan makanan itu bebas dari bahan berbahaya atau racun,” kata Komandan Detasemen Kesehatan Paspampres Letkol Ckm dr Satria.

Jika jadwal makan presiden sudah diketahui lokasi dan waktunya, Detasemen Kesehatan (Denkes) Paspampres biasanya akan mendapat sampel untuk diuji lebih dulu. Pemeriksaan dilakukan secara ketat, mulai dari bahan-bahan makanan yang akan dimasak hingga makanan tersebut siap disajikan. Selain makanan basah, personel Denkes juga wajib memeriksa makanan dan minuman ringan hingga peralatan masaknya.

5. Eskadron Kavaleri

Saat melakukan pengawalan dalam acara kepresidenan, Paspampres juga menyiapkan skenario evakuasi terhadap presiden atau obyek VVIP lainnya apabila terjadi kontingensi darurat. Tugas tersebut diemban Eskadron Kavaleri Panser (Dronkavser) Paspampres.

Eskadron Kavaleri dalam menjalankan tugasnya dilengkapi dengan kendaraan P2 dan Panser Anoa.

6. Pemelihara Senjata

Fungsi yang tak kalah penting adalah pemeliharaan, perawatan, dan asistensi teknik terhadap peralatan yang digunakan Paspampres. Pemeliharaan peralatan meliputi senjata, amunisi, dan kendaraan berada di bawah tanggung jawab Detasemen Peralatan Paspampres.

“Detasemen Peralatan Paspampres memiliki tugas pokok dalam hal pemeliharaan, pembekalan, sekaligus asistensi teknik terhadap peralatan, meliputi kendaraaan, senjata, dan amunisi guna mendukung tugas pokok Paspampres,” kata Komandan Detasemen Peralatan Letnan Kolonel Cpl Andri Dwi Sukmawijaya.

*Source : kompas.com/wikipedia/foto;merdeka