Haji Daris Akui Anggaran Pakaian Dinas Bupati Rp 1 Miliar Terlalu Besar

0
204

POSKOBERITA.COM, SUKAMAHI – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, H Daris mengakui anggaran pengadaan pakaian dinas bupati dan wakil bupati yang mencapai Rp 1 miliar memang terlalu besar dan lepas dari pantauan anggota dewan.

Menurut politisi Partai Gerindra ini, salah satu penyebabnya, bisa jadi karena para anggota dewan fokus menyoroti persoalan lainnya yang bersifat krusial seperti persoalan Pendidikan ataupun Kesehatan di masyarakat.

“Setelah kita perdalam, memang kita harus akui anggaran itu lepas dari pantauan kita sehingga bocor dan ke depan Badan Anggaran harus memperbaikinya. Satu miliar per tahun itu memang terlalu besar,” kata Daris.

Ia menambahkan, kalaupun anggaran kegiatan pengadaan pakaian dinas tersebut diminta untuk dihapus, hal itu dinilai tidak mungkin.

“Tidak mungkin (kalau dhapus-red) karena memang di dalam Permen ada yang mengatur tentang anggaran tersebut. Cuma mungkin jumlah atau nilainya akan kita revisi, akan kita evaluasi,” ujarnya, usai menemui sejumlah pemuda dan mahasiswa yang melakukan aksi di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi, Kamis (01/02). Ia pun mengapresiasi aksi tersebut dan harus menjadi bahan evaluasi bagi legislatif maupun eksekutif.

Sebelumnya, sejumlah pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Amanat Keresahan Masyarakat Bekasi (AKSI) menggerudug gedung DPRD Kabupaten Bekasi. Mereka mendesak agar Bupati dan Wakil Bupati beserta 50 orang anggota DPRD Kabupaten Bekasi menyetuji tiga tuntutan yang mereka bawa yang selanjutnya disebut dengan Tritura atau Tiga Tuntutan Rakyat. (DMS)

Selain mengkritisi pakaian dinas satu miliar, mereka juga meneriakan dibukanya Informasi Publik dan tuntutan dilibatkannya elemen masyarakat dalam pembahasan RAPBD oleh para wakil rakyat di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi.