Wisnu Wardhani, Dari Dapil 2 Siap Kibarkan Bendera PAN

0
500

POSKOBERITA.COM, CIBITUNG – Banyaknya masyarakat yang mulai apatis terhadap politik tidak menyurutkan langkah Wisnu Wardhani (30) untuk mendaftarkan diri sebagai bakal calon anggota legislatif (bacaleg) DPRD Kabupaten Bekasi dari Partai Amanat Nasional (PAN) pada Pemilu Legislatif 2019.

Pria yang juga aktivis buruh ini mengatakan, ia berani terjun ke politik karena ingin mengubah mindset masyarakat bahwa politik itu tak selamanya jelek dan tak selamanya kotor.

“Kalau kita tidak terjun ke politik, kita tidak bisa mengubah keadaan. Masalah kotor tidaknya politik itu tergantung dari orangnya, tergantung dari siapa yang melakukan,” kata Wisnu, yang maju sebagai bacaleg PAN dari  Dapil 2 Kecamatan Cibitung dan Cikarang Barat, Sabtu (27/1/2018).

Sejauh ini Wisnu melihat banyak persoalan di wilayah Cibitung dan Cikarang Barat yang perlu penanganan serius, seperti masalah infrastruktur yang tidak merata dan masih banyaknya pengangguran, padahal di daerah ini banyak pabrik yang seharusnya bisa menyerap tenaga kerja.

“Saya akan coba tawarkan beberapa gagasan. Seperti di Gramapuri ini ada tiga danau yang potensial untuk dijadikan subyek ekonomi, baik untuk desa maupun untuk warga sekitar. Misalnya danau-danau itu dijadikan arena bermain dan wisata kuliner dengan memsang tenda-tenda makanan untuk menambah penghasilan warga. Kita juga akan ajak anak-anak muda yang belum kerja untuk ditempatkan sesuai kemampuan mereka,” paparnya.

Persoalan lain yang menurutnya harus segera dibenahi yakni pembangunan infrastruktur yang masih belum merata dan terkesan jalan ditempat.

“Pembangunan di sini seperti jalan di tempat. Infrastruktur jalan desa masih banyak yang hancur dan tidak layak, sarana jembatan penyeberangan juga tidak ada, padahal sangat dibutuhkan untuk meminimalisir kecelakaan, seperti di depan Pasar Cibitung dan di depan RSUD,” ujar pria warga Perumahan Gramapuri Persada Bok N8 Desa Sukajaya Kecamatan Cibitung ini.

Urusan bersosialisasi dengan masyarakat, bagi Wisnu memang bukan masalah baru, karena sejak tahun 2014 dirinya aktif sebagai pengawas rumah sakit plus BPJS se-Kabupaten dan Kota Bekasi. “Kita sealu menangani setiap warga Bekasi atau luar Bekasi yang punya kendala di rumah sakit, mulai dari kebutuhan alat medis sampai pembiayaan  kita tangani,” kata dia.

Ditanya pendapatnya kenapa ia memilih Partai Amanat Nasional sebagai kendaraan politik, Wisnu beralasan sebagai orang muda ia melihat sejauh ini PAN termasuk partai yang masih punya komitmen membela aspirasi masyarakat. Karenanya ia berharap pada Pileg 2019 mendatang, dirinya mendapat kepercayaan dari masyarakat agar bisa berkontribusi untuk ikut menyelesaikan masalah-masalah yang ada di Kabupaten Bekasi.

Sementara itu Wakil Ketua Komite Pemenangan Pemilu Daerah (KPPD) PAN Kabupaten Bekasi, Aboy Maulana menyebutkan, hingga Sabtu (27/1/2018) sudah 18 orang yang mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Partai Amanat Nasional. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai dari kader muda, senior dan tokoh masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi