Jokowi: Full Day School Tak Perlu Dikhawatirkan

0
868
siswa sma (Ilustrasi)

POSKOBERITA.COM, JAKARTA – Presiden Joko Widodo meminta masyarakat tidak perlu khawatir soal wacana lima hari sekolah atau full day school. Hal ini disampaikan Jokowi dalam akun Facebook resminya, Senin (14/8/2017).

“Tak perlu risau soal wacana lima hari sekolah (full day school)” tulis Jokowi sambil mengunggah foto empat anak berseragam sekolah dasar. Foto tersebut diberi tulisan, ‘lima hari sekolah bukan keharusan!’.

Jokowi mengatakan, bagi sekolah yang selama ini menerapkan sekolah enam hari untuk tetap melanjutkannya.

“Tidak perlu berubah sampai lima hari,” kata dia.

Begitu pula bagi yang selama ini sudah menerapkan lima hari sekolah atau 8 jam belajar dalam sehari, Jokowi meminta hal tersebut dipertahankan. Yang terpenting, sistem sekolah disetujui oleh semua pihak, mulai dari masyarakat hingga ulama setempat.

“Untuk kedua kalinya saya tegaskan…,” tulis Jokowi menutup statusnya.

Perlu diketahui, Jokowi memang sudah menyampaikan hal serupa saat diwawancarai wartawan di Istana. Jokowi saat itu mengatakan, bahwa ia akan segera menerbitkan Peraturan Presiden yang menggantikan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2017 tentang sekolah lima hari.

Apalagi, Full day school sebelumnya mendapatkan penolakan dari kalangan Nahdlatul Ulama karena dianggap dapat mematikan sekolah madrasah diniyah.

Sebab, dengan sistem full day school, jam belajar akan menjadi 8 jam setiap harinya atau akan mencapai sore hari. Padahal, sekolah madrasah dimulai di siang hari. (vic)