Beras Premium, Dari Petani Rp 7.000 per Kg Dijual di Supermarket Rp 25.000 per Kg

0
993

JAKARTA – Perusahaan yang memproduksi beras premium terlalu banyak mengambil keuntungan. Harga beras premium yang dijual di supermarket mencapai Rp 25.000 per kg sementara harga di tingkat petani hanya Rp 7.000 per kg.

Ketua Masyarakat Peduli Pangan (MAPAN), Wignyo mengatakan walaupun beras tersebut diproses dengan mesin canggih, terdapat disparitas harga yang tidak wajar yakni mencapai 300 persen.

“Fakta ini menunjukan adanya pelaku usaha yang meraup keuntungan besar di tengah upaya pemerintah yang fokus meningkatkan produksi demi tersedianya beras secara kontinu dengan harga normal, petani dan konsumen sama-sama diuntungkan. Tapi tindakan pelaku usaha ini membuat pemerintah, petani dan konsumen dikorbankan,” kata dia.

Oleh karena itu, Wignyo menilai tindakan pelaku usaha ini sangat mengacaukan harga pangan nasional dan mengindikasikan tindakan monopoli beras. Sebab, keuntungan yang dinikmati petani sangat tipis. Petani pun dihadapkan pada kondisi risiko gagal panen yang cukup tinggi.

Pelaku usaha beras ini dalam waktu singkat dengan resiko kecil, bisa raup keuntungan sangat fantastis. Harga beras di pasar tradisional berkisar Rp 9 ribu hingga Rp 10.500 per kilogram.

“Meraup untung tidak wajar ini tidak etis secara sosial dan berdosa melanggar agama. Karena itu, Kondisi ini tidak bisa dibiarkan,” kata dia.

Source : Republika