Awal Ramadhan Diprediksi Bersamaan, Ini Kata Muhamadiyah, NU dan Persis

0
1189

POSKOBERITA.COM, JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) akan melaksanakan Sidang Isbath pada Jumat (26/5) hari ini untuk menentukan awal Ramadhan 2017. Sekretaris Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama, M. Amin mengatakan, Kemenag berharap umat Islam di Indonesia bisa menjalankan awal Ramadhan bersamaan pada tahun ini. Meski begitu, ia meminta masyarakat menunggu keputusan resmi dari Kemenag.

Sidang Isbath pada Jumat (26/5) hari ini, akan diawali paparan posisi hilal oleh ahli astronomi LAPAN lalu dijeda shalat Maghrib. Sidang kemudian akan dilakukan tertutup dengan dibuka oleh Menag, paparan hasil pantauan dari 48 titik oleh Direktur Urais Ditjen Bimas Islam Kemenag, dan pandangan ormas. Bila sudah sepakat, Menag baru menetapkan awal Ramadhan. Persiapan sidang di Kemenag sendiri hampir rampung.

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menetapkan awal puasa Ramadhan 1438 Hijriyah (2017 Masehi) jatuh pada 27 Mei. Sementara itu Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) juga secara hisab memprediksi awal puasa Ramadhan bertepatan dengan tanggal 27 Mei 2017.

Meski demikian, Lembaga Falakiyah PBNU menyampaikan, keputusan awal puasa jatuh pada tanggal berapa tetap harus menunggu hasil rukyatul hilal. “Untuk satu Ramadhan untuk PBNU tetap menggunakan rukyat, jadi belum bisa menentukan kapan awal Ramadhan,” kata Pengurus Lembaga Falaqiyah PBNU, H Abdul Kholiq Soleh.

Sementara Ketua Dewan Hisab dan Rukyat Pimpinan Pusat (PP) Persatuan Islam (Persis), Iqbal Santoso meyakini awal Ramadhan tahun ini akan bersamaan yaitu jatuh pada Sabtu (27/5). “Bareng, semua saya kira bareng untuk awal Ramadhan tahun ini. Insya Allah bareng,” ujarnya, Kamis (25/5).

Ia menuturkan, dalam menentukan penetapan awal Ramadhan, Persis menggunakan metode rukyat dan juga metode hisab. Menurut dia, pihaknya tidak mempertentangkan kedua metode tersebut. “Hisab berdasarkan rukyat dan rukyat juga kita berdasarkan hilal. Hisab dan dan rukyat di Persis tidak dipertentangkan dua-duanya digunakan,” kata Iqbal. (PB).