Tawuran Pelajar Kota Bekasi, Tersangka Mengaku Disuruh Senior

0
1594
POSKOBERITA.COM, BEKASI KOTA – Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Hero Henrianto Bachtiar, mengatakan, aksi tawuran yang menewaskan dua pelajar di Kota Bekasi pada Sabtu (11/03) karena adanya perintah senior kepada para tersangka.
“Mereka diperintahkan seniornya untuk diajak untuk ribut dengan SMP/SMK ini, kalau tidak mereka sendiri yang akan dibantai,” kata Kombes Pol Hero, Senin (11/3).
Hero mengatakan, Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi Kota akan menindaklanjuti pengakuan para tersangka. Polisi sudah mengantongi nama-nama senior yang disebut-sebut menyuruh para pelajar melakukan tawuran. Mereka dapat dikenakan pasal 358 KUHP dengan ancaman maksimal empat tahun penjara.
“Ke depan kami instruksikan kepada polsek jajaran untuk mengintensifkan razia pada siswa-siswa sekolah yang membawa kendaraan bermotor,” kata Kapolres.
Razia akan dilakukan di titik-titik yang telah ditentukan yang biasa menjadi rute perjalanan para pelajar menuju sekolah. Selain mengamankan lima tersangka, polisi juga menengarai adanya potensi tersangka-tersangka lain dalam tawuran pelajar di dua TKP ini. Polisi juga mendapat kabar ada korban yang memgalami luka bacok di bagian punggung belakang dan tidak mau melapor.
Kapolres Metro Bekasi Kota mengimbau kepada para bhabinkamtibmas untuk masuk ke sekolah-sekolah memberikan gambaran tentang risiko kejahatan yang kerapkali dilakukan pelajar. Menurut Hero, para pelajar seringkali belum memahami risiko dan dampak ke depan atas perbuatan yang mereka lakukan.
Hero mengatakan, empat sekolah yang terlibat tawuran pada Sabtu (11/3) kemarin sudah menjadi langganan tawuran. Ia menyatakan, pihak kepolisian sudah mempunyai pemetaan sekolah-sekolah yang rawan tawuran. Jumlahnya terbilang cukup banyak, lebih dari 20 sekolah di tingkat SMP dan SMA/SMK.
Dua pelajar tewas pada tawuran Sabtu kemarin seorang siswa SMP di Bekasi Timur bernama Olivervito (14 tahun) dan siswa SMK di Pondokgede atas nama Egi Febriyanto. Keduanya tewas akibat bacokan senjata tajam jenis celurit. (Source;Republika/photo;kriminalitas.com)