Behind The Scenes, Film “Independen : Gerakan Politik Rakyat”

0
1192

POSKOBERITA.COM, CIBITUNG – Para pecinta film Bekasi sepertinya sudah tidak sabar lagi menunggu dirilisnya film Independen : Gerakan Politik Rakyat hasil karya Tim Kreatif Relawan Obama (Obon Tabroni-Bambang Sumaryono) yang bercerita tentang bagaimana perjuangan para relawan memunculkan seorang calon pemimpin independen dalam perhelatan Pilkada Kabupaten Bekasi 2017.

Andi Superi & Deny Ahmad Furqon selaku sutradara, sedikit berbagi kisah dibalik pembuatan film tentang perjuangan politik rakyat Bekasi ini.

“Ide awal film ini muncul ketika saya dan Deny diskusi soal gerakan relawan Bang Obon. Saat itu masih Bakal Calon. Masih proses ngumpulin KTP,” kata Andi Superi, Selasa (27/12) malam.

Ia menjelaskan saat itu, sebenarnya ia tengah merencanakan penelitian tentang gerakan relawan Obon yang dinilai bekerja luar biasa. Bukan cuma soal independennya, melainkan juga tentang cara relawan independen ini bekerja.

“Saya melihat ini semacam antitesis dari citra gerakan politik sekarang yang cenderung elitis. Ini semacam sesuatu yang menyeruak dari bawah. Ini gerakan rakyat,” jelasnya.

“Pertanyaan awalnya adalah apa yang menggerakkan relawan? Jadi niatnya dulu bukan mau buat film. Tapi mau buat semacam penelitian. Munculnya gagasan tentang film itu dari diskusi saya sama Deny. Jadi akhirnya kita sepakat bikin semacam penelitian melalui sebuah film,” ujarnya.

Ia pun menjelaskan bahwa tantangan terberat dari pembuatan film ini adalah, penelitian yang difilmkan. Berangkat dari pertanyaan awal, kemudian saat bergerak muncul pertanyaan dan fenomena baru.

“Jadi sama sekali tidak ada skenario. Kita sama sekali enggak tahu film ini akan seperti apa,” jelasnya.

Sementara itu Deny Ahmad Furqon menyatakan ketertarikannya terlibat dalam proses pembuatan film ini karena rasa ingin tahu tentang gerakan relawan yang diinisiasi gerakan buruh Go Politics. Terlebih jalur yang diambil itu independen, yang merupakan metode baru dalam ajang kontestasi politik di Kabupaten Bekasi.

“Ini menarik. Bagaimana Relawan Obon bergerak tanpa menunggu diongkosi. Mereka membiayai gerakan itu dari kocek mereka sendiri. Bagi saya, ini adalah momen penting buat sejarah kontestasi politik di Kabupaten Bekasi,” kata Deny.

Menurutnya, tantangan pembuatan film yang proses pembuatannya menghabiskan waktu sekitar 6 bulan ini adalah soal waktu. “Sebab tidak ada perencanaan selama syuting, melainkan mengikuti jadwal dari relawan. Itu yang terberat, karena banyak dadakan juga,” ujarnya. (pb/ilustrasi;sebuah distorsi).