Pasangan Menarik Perjuangkan Kebijakan Yang Berpihak Kepada Kaum Perempuan

0
1097

POSKOBERITA.COM, CIKARANG – Nasib kaum perempuan di Kabupaten Bekasi mendapat perhatian serius dari Calon Bupati Bekasi No. Urut 1, Meilina Kartika Kadir. Pada momentum Hari Ibu tanggal 22 Desember 2016 ini, Bu Melly, panggilan akrab Meilina, menyampaikan masih banyak masalah yang membelit kaum perempuan di Kabupaten Bekasi, terutama ibu-ibu yang punya kewajiban mendidik dan membesarkan anak-anaknya.

“Kurangnya kebijakan pemerintah daerah yang berpihak kepada kaum perempuan mengakibatkan munculnya banyak masalah yang harus segera diselesaikan, terutama masalah kesehatan seperti  gizi buruk dan angka kematian ibu hamil.” ujarnya kepada Poskoberita.com, Rabu (21/12).

Calon Bupati Perempuan yang berpasangan dengan Abdul Kholik ini, menginginkan ke depan harus ada program pemerintah daerah yang jelas yang berpihak kepada kaum perempuan, termasuk bantuan permodalan dan pengadaan fasilitas kegiatan untuk ibu-ibu maupun remaja putri.

“Selama ini kan bantuan untuk kegiatan keagamaan saja sangat minim sekali.  Padahal ada begitu banyak majlis taklim ibu-ibu di Kabupaten Bekasi ini. Tapi ketika mereka mau mengadakan peringatan Mauilid Nabi atau Isra Mi’raj saja tidak ada bantuan untuk mereka, sehingga mereka harus bekerja keras mencari dana sendiri.  Ke depan hal seperti ini tidak boleh terjadi lagi,” papar Melly.

Melly menambahkan, sebagai calon bupati Bekasi yang mewakili kaum perempuan dirinya ingin nasib kaum perempuan di Kabupaten Bekasi menjadi lebih baik. Pasangan MENARIK (Melly-Iik) akan membuat perubahan agar nasib perempuan di Kabupaten Bekasi menjadi lebih baik. “Sebagai seorang ibu, pastinya saya sangat peduli dan mau mengurus masyarakat.” ujarnya.

Ia juga menyampaikan,  banyak hal yang sudah dan akan dilakukan pasangan MENARIK untuk masyarakat Kabupaten Bekasi, seperti  Beasiswa Kuliah Gratis sampai sarjana, membuat Taman Bacaan Bu Melly untuk perempuan, Bekasi Bersih Berbunga dan bantuan permodalan untuk kaum ibu dan remaja. (pb).